-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Bali | Ketua RJW (Relawan Jaya Wibawa), Nyoman Arta Wibawa, SPT., merasa geram, bahkan, menyangkal bahwa dirinya yang memberitakan, akan adanya "Tim Covid Hunter Lintas Sektor" yang menertibkan dengan membawa petugas "Laboratorium" dan "Ambulance". 

Saat dikonfirmasi awak media via WA, pada Kamis (8/7/2021), Ketua RJW, Nyoman Arta Wirawan, SPT., mengaku kaget bahwa dirinya, sebagai Ketua RJW yang menyebarkan berita "HOAX". Namun, justru "Admin IG denpasarkota" yang memposting di IG (Instagramnya)," kata Arta Wirawan.

Menurut tulisan tersebut, disebutkan "Ampura, dapat informasi dari Ketua RJW, mulai 3-20 Juli 2021, mohon tidak keluar rumah di malam hari. Bila ada keperluan, segera penuhi maksimal jam 19.00 sudah dirumah. Akan ada "Tim Covid Hunter Lintas Sektor", yang menertibkan dengan membawa petugas laboratorium dan ambulance. Langsung di-swab ditempat. Bila reaktif, langsung isolasi di wisma BKD malam itu juga. 

Cuplikan tulisan tersebut, ternyata "HOAX", yang menyebutkan, informasinya didapat dari Ketua RJW. "Itu berita "HOAX". Tidak sesuai fakta dan sudah dihapus Kominfo, setelah saya klarifikasi," ungkap Arta Wirawan.


Lebih lanjut, Arta Wirawan menyebutkan berita "HOAX" tersebut, termasuk pencemaran nama baik. "Orang itu adalah hasil rapat internal tim, yang ikut menangani PPKM Darurat dan itu baru "Draft Usulan". Kok diposting/dipublish di Instagramnya sebagai  "HOAX"!! Itu namanya ceroboh," kata Arta Wirawan.

Lebih lanjut, dirinya juga mengaku heran, "Admin IG denpasarkota", bisa menyebarkan informasi tersebut. "Rilisnya orang tanpa konfirmasi dan lagi rilis ini, hanya terbatas di grup intern RJW dan RJW tidak pernah menyebarkan ke publik. Ini peringatan keras, agar mereka berhati-hati dalam men-share berita orang lain," tutur Arta Wirawan. Bahkan, dirinya akan menyampaikan masalah ini kepada Pembina RJW, agar Beliau memahami akar permasalahannya," tutupnya. (ace).

Click to comment