Bali | Menindaklanjuti penanganan terhadap warga yang terpapar Covid-19 serta untuk mencegah meluasnya wabah Virus Corona di wilayah Kabupaten Buleleng, Polres Buleleng merubah pola penanganan dari Isolasi Mandari (Isoman) menjadi Isolasi Terpusat (Isoter).
Hal tersebut disampaikan Kapolres Buleleng yang baru, AKBP Andrian Pramudianto pada saat pisah sambut Kapolres Buleleng pada hari Kamis tanggal 5 Agustus lalu.
Keseriusan Jajaran Polres Buleleng dalam memprioritaskan penanganan penanggulangan penyebaran Virus di wilayah Buleleng ditunjukkan langsung Kapolres Buleleng saat mengetahui masih adanya masyarakat yang terkonfirmasi covid-19 melakukan Isoman.
Kapolres Buleleng AKBP Andrian Pramudianto terjun langsung melakukan penjemputan terhadap warga Isoman. Didampingi Kabag Ops Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma bersama pihak TNI serta personel yang terseprint dalam Ops Aman Nusa Lanjutan, dengan pendekatan secara persuasive dan humanis, warga Isoman akhirnya mau di bawa ke tempat Isoter Bali Mandara. Sabtu, (7/8/2021).
Dimana saat penjemputan itu didapati ada Tujuh (7) orang yang terkonfirmasi covid-19,
diantaranya dari kelurahan Banyuning dan kelurahan Penarukan yang selama ini melaksanakan Isolasi Mandiri di rumahnya masing-masing.
"Pelaksanaan isoman berpotensi dapat menularkan wabah covid 19 sehingga untuk mencegah mewabahnya covid-19 bagi yang terkonfirmasi, dilakukan isolasi terpusat (Isoter), disamping itu juga di tempat isoter akan mendapatkan penanganan medis dengan baik sehingga nantinya dapat dengan cepat sembuh", ucap Kapolres Buleleng sebagaimana disampaikan pada saat pisah sambut Kapolres Buleleng. (Smty)

