-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Bali | Melihat potensi porang yang cukup menjanjikan, semakin banyak para petani di Bali melirik dan ikut membudidayakan tanaman porang.

Salah satunya adalah kelompok Tani Porang Mesari, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar.

Saking minatnya ingin bertani Porang setelah mengetahui hasil budidaya potensi yang sangat menjanjikan di masa depan, Kelompok tani porang mesari dari desa kerta yang berjumlah 12 orang bahkan sampai mengajukan KUR tani di Bank BNI.

Setelah disetujui oleh Bank BNI, penandatanganan kesepakatan kridit dilaksanakan dirumah ketua kelompok porang mesari di Desa Kerta, kecamatan Payangan. kabupaten Gianyar pada hari Selasa tanggal 31 Agustus 2021, pukul 11.00 wita.

Kadek Sekar, salah satu anggota kelompok Petani Porang mesari sepintas menceritakan bagaimana dirinya tertarik untuk bertani porang. pada awalnya dia mendengar desas desus tentang tanaman porang yang sudah banyak dibudidayakan oleh petani, kemudian dirinya mencari informasi melalui youtube, dari sana dirinya banyak mengetahui kegunaan porang dan potensi di masa depan.

"Secara otodidak saya mencoba mencari bibit cabutan di hutan, lalu menanam di kebun dan ternyata hasil agak bagus", ujar kadek Sekar dengan wajah girang.

Untuk memperluas tanaman porang, dirinya kemudian merekrut para petani di Desanya untuk ikut menanam Porang.

Agar lebih tahu secara jelas bagaimana caranya menanam, bagaimana hasilnya, terus pemasarannya, kemudian kadek Sekar menghubungi temannya, Komang Putrayasa yang kebetulan sebagai Ketua Kelompok Petani Porang seluruh Bali.


Berkat adanya komunikasi dan penyuluhan yang dilakukan oleh Komang Putrayasa bersama-sama PT Mash Bersama Indonesia sebagai mitra kerja, akhirnya terbentuklah Kelompok Tani Porang Mesari.

Karena terbentur modal awal untuk memperluas tanaman porangnya, kelompok Tani Mesari kemudian mengajukan pinjaman dana lunak berupa Kridit Usaha Rakyat (KUR) di Bank BNI.

Gayung bersambut, pihak Bank BNI mendukung kelompok petani porang dengan bukti disetujuinya pengajuan KUR dari Kelompok Porang Tani Mesari.

"Kami dari pihak BNI berani membiayai budidaya Porang ini karena tergeraknya hati kami di masa pandemi ini, dan kami ingin meningkatkan kesejahteraan rakyat utamanya petani, dimana ingin mengaktifkan kembali lahan-lahan yang kurang produktif, dan menggali potensi-potensi anak muda yang ingin menjadi petani", ucap I Putu gede juana artawan selaku penyelia AKS 3 BNI SBE Denpasar.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa untuk kedepannya dari pembudidayaan tanaman porang bisa meningkatkan roda perekonomian para petani porang itu sendiri.

"kami yakini kedepannya bahwa dari petani ini, khususnya petani porang akan sangat mampu memberikan hasil positif kedepannya untuk roda perekonomian, di Bali khususnya", ungkap Putu gede juana artawan.

Sementara, Komang Putrayasa sebagai Ketua Kelompok Petani Porang seluruh Bali, mewakili kelompok Tani Mesari mengucapkan terima kasih kepada Bank BNI yang telah mencairkan kridit KUR yang diajukan oleh anggota kelompok tani yang dinaunginya.

Masih ditempat yang sama, dari pihak PT MBI menyampaikan kesepakatan kerjasamanya dengan para petani dari pembibitan, pemeliharaan bahkan hingga menampung semua hasil panen para petani.

"Disini PT MBI memberikan pelayanan kepada masyarakat, bermitra dengan para petani dari mulai pembibitan, pendampingan, sampai nanti pembelian hasil panen", ujar Dirut PT MBI Suryo Nugroho.

"Jangan khawatir, bahwa hasil panen pasti kita beli, walaupun produk melimpah, karena permintaan pasar tidak akan ada habisnya, bahkan semakin banyak permintaan, semakin luas untuk kebutuhan porang saat ini sudah di seluruh dunia", cetusnya meyakinkan. (Smty)

Click to comment