Bali | Dua orang wasit Sepakbola asal Buleleng yang sempat digemleng saat pelatihan yang diselenggarakan oleh PSSI di tugaskan untuk memimpin pertandingan sepakbola pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang dilaksanakan di Papua.
Kedua wasit tersebut yakni, Muhammad Kurnia Effendy yang bertugas pada cabang olahraga sepakbola putri, serta Slamet Raharja yang akan bertugas pada cabang olahraga sepakbola putra.
Pelepasan kedua wasit itu dilaksanakan di Kantor Bupati Buleleng oleh Ketua Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa, pada Jumat (24/9) pagi.
Slamet Raharja, Salah satu wasit yang dikirim ke Papua mengutarakan, tidak banyak wasit yang dipanggil bertugas pada PON Papua.
Untuk cabang olahraga sepakbola putri hanya 12 orang yang dipanggil bertugas, sedangkan cabang olahraga sepakbola putra, ada 24 orang.
“Persiapan kami hanya menjaga stamina dengan latihan rutin. Kami sangat bersyukur bisa diberi kesempatan memimpin pertandingan pada PON Papua,” ucap Slamet kepada awak media.
Ditempat yang sama, Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa saat acara pelepasan mengungkapkan, kedua wasit itu benar telah mendapat pelatihan sejak lama.
"Mereka juga telah mengikuti pelatihan wasit, mulai pelatihan wasit dengan lisensi C3 di tingkat kabupaten, hingga mengantongi lisensi C1 nasional," cetusnya.
“Wasit-wasit ini merupakan salah satu hasil program pelatihan wasit yang kami lakukan beberapa tahun lalu. Selama ini mereka sudah memimpin liga nasional, dan sekarang akan memimpin pertandingan PON. Kami harap mereka bisa bertugas sebaik mungkin,” harap Suyasa. (Smty)

