-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Bali | Pembangunan Patung Bung Karno yang terletak di Taman Bung Karno, Kelurahan Sukasada Kecamatan Buleleng telah mengalami penambahan hingga menjadi 62,08 persen.

Patung Bung Karno yang menelan biaya hingga Rp 859 Juta dan pedestal dengan reliefnya sebesar Rp585 Juta, gadang-gadang akan menjadi salah satu ikon Kabupaten Buleleng serta destinasi wisata nasional.

Sampai dengan minggu ke 18 pembangunan sudah mencapai 62,08 persen, termasuk penambahan dari pemasangan patung sebesar lima persen. Patung Bung Karno sendiri memiliki berat 1,5 ton dengan ditambah beton beratnya mencapai dua ton.

Seperti yang di utarakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng Gede Melandrat saat meninjau ke lokasi pembangunan, Selasa (21/9). dirinya mengatakan kalau pemasangan patung Bung Karno itu telah lama ditunggu-tunggu.

“Pengerjaan sudah mencapai 57,08 persen dari target sebesar 47,47 persen. Ini berarti ada deviasi positif sebesar 9,61 persen di luar pemasangan patung Bung Karno tadi,” cetus Melandrat

Selain itu, Melandrat juga menjelaskan lebih rinci terkait pembangunan patung Bung Karno yang telah ditempatkan pada pedestal.

"Tinggi patung Bung Karno tersebut adalah delapan meter, ditambah dengan tinggi pedestal sebesar enam meter. Jadi, total ketinggian adalah 14 meter. dengan pemasangan patung ini, diharapkan pembangunan TBK bisa menjadi sebuah destinasi wisata sejarah nasional. Dimana trah dan darah merah Sukarno ada di TBK ini", ujarnya.


Lebih lanjut Melandrat menyampaikan kalau proses pembangunan akan terus berjalan setelah patung Bung Karno dipasang.

"Tahap penyelesaian Patung Singa Ambara Raja juga terus dikerjakan, Patung Singa Ambara Raja ini akan menjadi ikon karena akan ada panggung di depan patung Singa Ambara Raja, tentunya berbeda dengan panggung-panggung yang ada di Bali". ulasnya.

“Ini juga akan menjadi bagian yang tidak terlepaskan nanti dalam membuat kegiatan atau acara seremonial serta kegiatan yang membangkitkan kegiatan seni budaya lokal spesifik yang ada di Buleleng,” tambah Melandrat.

Melandrat juga mengatakan untuk pembangunan Wantilan tidak kalah pentingnya.

"Pada wantilan ini, akan ditempatkan pula patung Bung Karno sungkem dengan ibundanya, Nyoman Rai Srimben. Wantilan ini akan menjadi wisata edukasi untuk melihat foto-foto dan film yang berkaitan dengan Bung Karno".

“Wantilan ini akan menjadi bagian dari tempat-tempat untuk memajang karya-karya seni yang berkaitan dengan Bung Karno". Pungkas Melandrat. (Isu/Smty)

Click to comment