-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Bali | Sebagai wujud peduli sosial atas korban gempa bumi di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Luh Putu Suwandewi atau LPS melalui Women's Bali Association (WBA) yang bersinergi bersama DAG (Demi Anak Generasi) Bali merespons cepat dengan menggelontorkan bantuan sosial berupa kegiatan "Bakti Sosial" di Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Dalam sambutannya, Ketua Umum WBA, Luh Putu Suwandewi atau LPS menyatakan, pihaknya dari WBA bersama DAG Bali turut serta berbagi tali kasih membantu korban yang terdampak gempa bumi di Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Lebih lanjut, LPS memaparkan, akibat gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo yang mengguncang Desa Trunyan, pihaknya selaku Ketua Umum WBA bersama DAG Bali turun langsung ke lokasi terdampak gempa bumi, demi aksi kemanusiaan. 


Diakui LPS, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan terhadap para korban terdampak gempa bumi yang terjadi di Desa Trunyan, Kintamani, Kabupaten Bangli.

"Ini bentuk keprihatinan kita terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah akibat gempa bumi," kata LPS.

Lebih lanjut, LPS menyampaikan, WBA dan DAG Bali memberikan bantuan sosial bagi para korban gempa bumi berkekuatan 4,8 magnitudo yang mengguncang Bali. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini, menyasar korban gempa bumi di Desa Trunyan yang terisolasi, akibat longsornya tanah, sehingga menutup jalan dan akses menuju Desa Trunyan menjadi terisolasi, akibat dampak gempa bumi.

"Dengan adanya bantuan ini, kami berharap kondisi kedepannya, daerah terisolasi, seperti halnya Desa Trunyan semakin membaik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya," harap LPS.

Bahkan, LPS menyebutkan, bantuan sosial yang diberikan,  tidaklah seberapa, namun, hal itu sebuah bentuk kepedulian sosial. "Kami hadir di tengah-tengah masyarakat, yang tengah kena musibah," ujarnya.

Bahkan, LPS mengucapkan banyak terima kasih kepada Lawas Human dan Metal Head, yang telah memberikan support serta dukungannya yang sangat luar biasa, sehingga kegiatan ini, dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Ketua DPD DAG Bali, Ketut Aryana Tan mengungkapkan, pihaknya dari DAG Bali bersinergi bersama WBA menggunakan sistem bergotong royong, demi aksi peduli kemanusiaan dengan memberikan bantuan sosial. 

"Kami bergerak cepat mendistribusikan bantuan sosial kepada korban yang terdampak gempa di Desa Trunyan, Kintamani, Bangli," jelas Aryana Tan.

Pada kesempatan tersebut, LPS merinci  bantuan sosial yang diberikan berupa pakaian, obat-obatan, pakaian bayi, popok bayi, minyak telon, terpal, susu , pembalut wanita serta sarana "New Normal Kit" seperti masker.

Maka dari itu, LPS turun langsung mendistribusikan bantuan sosial kepada korban gempa di Desa Trunyan. Diakuinya, sumbangsih tali kasih ini, hanyalah sekedar membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi. Bahkan, pihaknya berharap, agar bantuan ini dapat didistribusikan dengan baik dan tepat sasaran diperuntukkan kepada korban gempa bumi. Selain itu, LPS menyampaikan, bantuan sosial yang diberikan, dapat bermanfaat untuk korban yang terdampak gempa bumi. 

"Semoga perjalanan aksi kemanusiaan ini, akan selalu bisa berbagi yang kita lakukan bersama-sama. Dari Bali, Oleh Bali, Untuk Bali. Bersama kita kuat. Kita Cinta Indonesia. Salam rahayu buat kita semuanya," pungkas LPS, dengan penuh semangat. (ace).

Click to comment