Media DNN-Bali | Menyambut HUT (Hari Ulang Tahun) ke-60, BKFK atau Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana bersama PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Provinsi Bali melaksanakan kegiatan Gebyar Donor Darah dengan tema "JARGON"Janar Duta Gives Action on Pandemic, pada Minggu (13/2/2022).
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana DR. dr. Komang Januartha Putra Pinatih, M. Kes., menyambut baik digelarnya kegiatan Gebyar Donor Darah bertema "JARGON" dalam menyambut HUT ke-60 BKFK (Badan Kekeluargaan Fakultas Kedokteran) Universitas Udayana.
Menurutnya, BKFK Unud (Universitas Udayana) merupakan suatu wadah silahturahmi diantara civitas yang terdiri dari dosen, pegawai peserta didik serta silahturahmi antara civitas dengan alumni dan stakeholder FK Unud.
Oleh karena itu, HUT atau Hari Ulang Tahun menjadi momentum yang sangat tepat, untuk melaksanakan silahturahmi tersebut.
"Momen untuk saling bertemu, berbagi dan refleksi diri untuk bersama-sama memajukan FK Unud," ungkapnya.
Pihaknya juga sangat mengapresasi dalam rangka menyambut HUT ke-60 BKFK Unud dilakukan dengan menggelar berbagai kegiatan, salah satunya berupa Gebyar Donor Darah yang disebut JARGON.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua PD PDDI Bali, Ketut Pringgantara sangat mengapresiasi jalinan kerjasama dengan BKFK Unud menggelar kegiatan Gebyar Donor Darah dengan tema "JARGON".
Disebutkan, kegiatan donor darah merupakan wujud cinta kasih terhadap sesama yang sangat membutuhkan darah atas nama kemanusiaan.
Bahkan, pihaknya dari PDDI Bali tidak pernah akan berhenti untuk mengupayakan dan mengoptimalkan, agar donor darah menjadi sebuah gaya hidup sehat dan juga pilihan hidup demi sebuah ladang pengabdian.
Tak kalah pentingnya, lanjut Ketut Pringgantara, bagaimana masyarakat Bali ini harus tetap sehat melalui kegiatan donor darah. Terlebih lagi, untuk menjaga kesehatan, pihaknya dari PDDI Bali berupaya terus menyuarakan dan mengajak masyarakat luas, untuk selalu bergandengan tangan dan berupaya membantu untuk menjaga ketersediaan stok darahnya agar aman pada bulan Pebruari 2022.
Oleh karena itu, selaku Ketua PDDI Bali, Ketut Pringgantara mengajak seluruh komponen masyarakat Bali dimanapun berada, untuk menyatukan hati serta pikiran secara bersama-sama berdonor darah, agar menjadi sebuah kebiasaan baik dan mulia serta tindakan yang wajib dilakukan oleh masyarakat.
"Donor darah baik untuk kesehatan. Untuk itu, saat berdonor darah, patuhi protokol kesehatan, agar aman dan pariwisata berkembang dengan baik, sehingga satu niat yang luhur dapat terlaksana dengan baik," terangnya.
Dengan demikian, Ketut Pringgantara sebagai Ketua PDDI Bali, dalam menyambut HUT ke-60 BKFK Unud juga mengucapkan terima kasih yang sedalam- dalamnya kepada seluruh komponen masyarakat luas dan semua komponen lainnya diharapkan bersatu demi menyukseskan kegiatan Gebyar Donor Darah.
Tak ketinggalan, Ketut Pringgantara juga berterima kasih kepada civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang telah berdonor demi aksi kemanusiaan dan kesehatan. (ace).

