-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Ket, photo ; Personil Kodim turun berantas sarang jentik nyamuk.

Media DNN - Bali | Berbagai upaya terus dilakukan Kodim 1610/Klungkung dan jajarannya guna mengantisipasi terjadinya perkembangbiakan jentik nyamuk serta menekan penularan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah binaannya.

Upaya antisipasi itupun terlihat saat Sertu I Wayan Wardana yang betugas sebagai Babinsa Desa Semarapura Kaja bersama petugas  juru pemantau jentik              (Jemantik) Desa menggelar kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Sabtu, ( 25/06/22).

Ditemui dilokasi, Sertu wayan mengatakan, musim hujan yang sudah mulai melanda beberapa hari  belakangan ini  harus menjadikan kita lebih peka akan  timbulnya penyakit yang berkaitan dengan musim hujan. Salah satunya adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Untuk itu, hari ini kita terjun langsung menyambangi rumah-rumah warga untuk melaksanakan pemantauan serta pengecekan jentik nyamuk dan tempat-tempat yang berpotensi sebagai sarang nyamuk, sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran demam berdarah. “ungkapnya.

Hal senadapun di sampaikan Dandim Klungkung Letkol Inf Suhendar Suryaningrat, SH. M.Si saat dikonfirmasi terpisah. Menurutnya kegiatan yang digelar jajarannya merupakan upaya preventif dalam rangka menjadikan wilayah binaan  bebas demam berdarah dengue (DBD), apalagi saat ini kita sudah memasuki musim penghujan.

Selama ini, fogging juga dikenal sebagai salah satu cara untuk mencegah DBD, tapi harus diingat bahwa fogging atau pengasapan bukan segalanya dan bukan satu-satunya upaya untuk memberantas DBD. Foging hanya bisa membunuh nyamuknya, bukan jentiknya, “ jelas Dandim.

Apabila jentik tidak diberantas, sama saja kita memberikan ruang dan waktu untuk nyamuk tumbuh dan berkembang biak. Jadi, hal yang paling efektif adalah lengkapi fogging dengan pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) secara terus menerus supaya nyamuk tidak bertelur yang akhirnya bisa menjadi jentik," tegasnya. (tra).

Click to comment