-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media DNN-Bali | Penularan virus Penyakit Kuku dan Mulut (PMK) pada hewan ternak berkuku belah harus segera diantisipasi, mengingat saat ini penyebarannya sudah cukup banyak di wilayah di Indonesia.

Untuk itu, Dinas Peternakan Kabupaten Bangli melaksanakan vaksinasi terhadap hewan ternak yang ada di wilayah kecamatan Bangli.

Terkait dengan hal tersebut, Bhabinkamtibmas Aipda Putu Eka Kristina bersinergi dengan Babinsa Peltu I Ketut Suparna melaksanakan pendampingan dan pemantauan kegiatan vaksinasi pada hewan ternak sapi peliharaan warga, yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangli dipimpin oleh Drh. Dewa Ayu Ari Rupini,  dalam rangka mencegah penularan/penyebaran virus penyakit PMK, bertempat di wilayah Kelurahan Kawan, Kabupaten Bangli, Selasa (30/8/2022).

Vaksinasi PMK ini, dilaksanakan secara door to door dengan menyasar hewan ternak sapi peliharaan warga. Adapun jumlah hewan ternak yang sudah tervaksin sampai saat ini di Lingkungan/Banjar Blungbang sebanyak 22 ekor dan Lingkungan/Banjar Tegallalang sebanyak 83 ekor.

Jumlah keseluruhan sapi yang divaksin di Kelurahan Kawan sebanyak 105 ekor dengan menggunakan vaksin jenis AFTOPOR (E 09794).

Kapolsek Bangli, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, S.H.,M.H., saat dikonfirmasi diruang kerjanya, mengatakan disamping dilakukan pemantauan juga dilaksanakan edukasi-edukasi tentang PMK kepada para peternak.

"Kami himbau peternak agar selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, jika menemukan gejala PMK pada hewan ternaknya," ujarnya. (Hms.Echa).

Click to comment