Media DNN-Bali | Sejak dua minggu terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kabupaten Bangli menunjukkan penurunan, bahkan per hari Kamis (29/9/2022) terdapat 9 kasus aktif yang didominasi, karena mengalami gangguan kesehatan.
Sebagai upaya memperkuat sinergitas kerja yang dilaksanakan dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangli, baik antara Polri dengan Pemda Bangli dalam hal ini Dinkes Bangli, maka pers unit 3 Intelkam menyambangi Kabid P2P Dinkes Bangli I Nyoman Sudarma, M.Kes di ruang kerjanya, Kamis (29/9/2022).
Dalam pernyataannya, saat ini memang ada kasus konfirmasi telah menurun dan cenderung stabil, meskipun ada hal itu disebabkan, karena dari mereka yang terkonfirmasi karena mengalami gangguan kesehatan, sehingga mengharuskan untuk melakukan swab atau rapid sebelum dirawat inap.
"Namun, diyakini kasus yang muncul karena kondisi imun yang lemah sehinggga cenderung mudah terkena virus," terangnya.
Pria asal Tabanan ini menambahkan, untuk meminimalisir penyebaran, pihaknya di Dinkes tetap mensosialisasikan kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas. (Hms.Echa).
