Media DNN - Bali | Ratusan personil dilibatkan Polres Jembrana dalam kesiapan pengamanan menjelang KTT G20 di Nusa Dua Bali pada November nanti. Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. memberikan arahan kepada seluruh personil yang dilibatkan dalam pengamanan KTT G20 di lapangan apel depan Mako Polres Jembrana, Jumat (21/10/2022) pukul 08.30 Wita.
Pada kesempatan tersebut Kapolres menyampaikan, terkait pengamanan KTT G20 kita Polres Jembrana melibatkan personil 300 lebih personik, dimana 200 personil akan bertanggungjawab di pintu masuk Bali Pelabuhan Gilimanuk dan sisanya di Nusa Dua. Ini menjadi atensi kita karena kita yang akan bertanggungjawab atas pengamanan di Gilimanuk.
Kapolres juga mengatakan, bahwa kemarin saya di dril langsung untuk membuat rencana pengamanan di Gilimanuk, itu sudah jelas disebutkan dalam susunan renpam terkait apa yang seharusnya kita lakukan/cara bertindak di Gilimanuk. Pelaksanaan tugas pengamanan ini akan dipantau langsung oleh Posko melalui aplikasi SOT secara online, dan seluruh personil akan didukung dengan pulsa untuk menunjang pelaporannya.
“Rekan-rekan tidak ada alasan lagi nanti jika pulsa habis, dari Mabes Polri sudah memberikan anggaran kepada setiap personil pengamanan melalui nomor telepon yang sudah didaftarkan. Saya minta agar rekan-rekan dipelajari bagaimana cara kerja SOT ini dan bagaimana cara pelaporannya,” pinta Kapolres.
Kapolres juga menegaskan tidak ada anggota yang diganti-ganti lagi, khususnya personil yang sudah tersprin. “Tolong jaga kesehatan, keselamatan, dan bagi polwan agar benar benar dicek jangan sampai yang dilibatkan lagi hamil,” ucapnya.
Orang nomor satu di jajaran Polres Jembrana ini mengatakan bahwa dari tanggal 8 s/d 17 November nanti kita akan fokus melaksanakan pengamanan G20 yang dilaksanakan di Nusa Dua. Kemudian pada tanggal 25 Oktober nanti kita akan melaksanakan Tactical Wall Game yang dipimpin langsung oleh Bapak Kapolda Bali.
“Hari Senin ini harus semua sudah terdaftar dalam SOT. Mari kita bersama-sama belajar untuk menggunakan aplikasi tersebut, karena semua palaporan kita di lapangan akan dipantau dan dilaporkan langsung secara online melalui aplikasi SOT tersebut,” pungkas perwira melati dua dipundak.
(Hms Jbr)


