-->

Type something and hit enter


By On
advertise here

Foto, Ket : Camat Panongan, Heru Ultari pimpin apel siaga bencana di kantor pemerintahan kecamatan panongan.


MEDIA DNN - Tangerang | Apel Siaga Bencana merupakan Antisipasi sejumlah bencana alam serta bencana lainnya, yang berkaitan dengan sosial kemanusiaan. Apel itu dipimpin langsung Camat Panongan, Heru Ultari di lapangan upacara kecamatan Panongan, pada Rabu (10/11/22).

"Apel Siaga Bencana ini merupakan salah satu kegiatan pemerintah atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di wilayah, seperti kecamatan Panongan ini, dan ini adalah upaya kita dalam kesiapan dan kesigapan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam serta bencana yang juga di sebabkan oleh human error, karena bencana itu penyebabnya bukan hanya situasi lama saja, namun akibat kelalaian kitapun, bencana itu bisa terjadi, ditambah lagi dengan cuaca yang terbilang tidak menentu, dan itu sangat berpotensi sekali terjadi bencana alam, seperti longsor dan banjir, " papar Heru Ultari .

Dijelaskan Heru, merujuk kepada Undang - Undang Nomor 24 tahun 2027 tentang Penanggulangan Bencana, kita di perintahkan mengadakan apel siaga, dalam kondisi alam yang tidak menentu untuk mempersiapkan serta mengantisipasi adanya korban pada sejumlah bencana.

"Bencana alam, bencana yang timbul karena kondisi dan situasi alam yang sudah tidak seimbang lagi, bencana sosial, atau human error bencana yang di sebabkan oleh kegagalan dalam teknologi, kalau kita tidak respon cepat kita serta tidak ada penyikapan, tentunya akan merugikan masyarakat sekitar " jelas Heru

Hadir pada apel siaga bencana itu, para kepala desa dan lurah se- kecamatan Panongan, para kepala seksi kecamatan, Danramil 14 Panongan, Kapten Infatri Agus Halim Siregar bersama sejumlah Babinsa serta jajaranya, Kapolsek Panongan Iptu Syamsul Bahri serta jajarannya.

Camat Panongan, Heru Ultari (Tengah), photo by. Ard


Seusai acara Apel siaga bencana, Danramil 14 kapten infantri Agus Halim Siregar mengatakan.bahwa apel siaga bencana ini merupakan langkah antisipasi dampak bencana alam seperti banjir dan longsor.

Dirinya berharap, apel siaga bencana ini bukan hanya kegiatan seremonial belaka, tetapi merupakan manifestasi kesiapan serta kesigapan Pemerintah Kecamatan Panongan bersama tiga pilar yang ada.

Dikatakan Agus, Pihak Kecamatan, Koramil, Polsek maupun berbagai komponen masyarakat harus sigap dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi bencana.

“Kita semua menyadari, bahwa bencana alam memang tidak dapat ditolak. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana upaya kita semua untuk dapat meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat bencana tersebut atau yang biasa disebut dengan mitigasi bencana,” kata Agus

Danramil 14 Panongan melanjutkan, wilayah kecamatan Panongan apabila ditinjau dari aspek geografis memiliki potensi terjadi bencana alam yang cukup tinggi, terutama tanah longsor, banjir, angin puting beliung dan tsunami. Meskipun bencana tersebut tidak diharapkan, namun perlu untuk tetap siap siaga dan selalu waspada apabila sewaktu-waktu hal itu terjadi.

“Untuk itu perlu saya tegaskan bahwa penanggulangan bencana alam bukan hanya tugas Pemerintah Daerah, TNI, Polri, SAR maupun instansi terkait semata, namun kita semua harus menyadari, bahwa tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan dan menjadi tanggung jawab kita bersama selaku masyarakat Kecamatan Panongan pada khususnya,” tandasnya.

(Ardi)

Click to comment