Media DNN - Bali | Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali berkomitmen untuk mampu berkontribusi dalam upaya mitigasi dan gerakan anti hoaks di wilayah Kabupaten Buleleng. Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, AMSI Bali menggelar kegiatan cek fakta serangkaian Rapat Kerja (Raker) AMSI Bali di Bali Utara. Jumat (7/4/2023).
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Ketua AMSI Bali I Nengah Muliarta dalam keteranganya disela-sela persiapan acara Raker pada Kamis (6/4).
“AMSI Bali ingin berkontribusi dalam upaya mengajak seluruh komponen di Buleleng untuk melakukan mitigasi dan melawan hoaks. Kegiatan cek fakta ini hanya salah satu bagian dari kewajiban AMSI sebagai organisasi para pengelola media online dalam melakukan literasi kepada masyarakat.” Kata pria asal Dawan-Klungkung yang juga merupakan akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa (Unwar).
Menurut komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali periode 2014-2017, pelatihan cek fakta yang dilakukan baru sebatas pengenalan cara mendeteksi hoaks. Pengenalan dasar ini menjadi penting dalam upaya membekali para peserta yang terdiri dari siswa dan kalangan instansi pemerintah untuk mendeteksi hoaks, sehingga hoaks tidak tersebar luas.
Pria yang sebelumnya pernah menjadi reporter Radio Voice Of Amerika (VOA) ini pun menegaskan bila peserta yang memiliki dalam kemampuan mendeteksi dan mengenali ciri hoaks tidak akan menyebarkan berita - berita hoaks.
"Setidaknya mereka tidak menyebarkan ke teman atau kerabatnya. Mereka nantinya bisa menjadi relawan anti hoaks” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa khusus bagi jurnalis di Buleleng, pelatihan cek fakta berguna untuk meningkatkan kualitas jurnalistik dan menumbuhkan kesadaran jurnalis dalam memverifikasi kebenaran informasi sebelum dipublikasikan. Dengan demikian, pelatihan cek fakta dapat membantu meningkatkan kredibilitas media siber dan mengurangi penyebaran informasi yang salah.
Rapat kerja dan pelatihan cek fakta juga menjadi momen yang tepat untuk membahas situasi media siber di Bali, termasuk tantangan dan peluang yang dihadapi oleh media siber di daerah tersebut. Dengan demikian, anggota AMSI Bali dapat memahami dengan lebih baik situasi media siber di Bali dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.
Di lain sisi, Ketua Panitia kegiatan Cek Fakta dan Raker AMSI Bali, I Ketut Adi Sutrisna menyampaikan persiapan kegiatan secara keseluruhan sudah 100%. Kegiatan akan dilangsukan di Gedung Unit IV Pemkab Buleleng. Kegiatan cek fakta khususnya nanti akan melibatkan Kominfo Buleleng, Mahasiswa STAH dan Universitas Pendidikan Ganesha, serta Komunitas Jurnalis Buleleng.
“Persiapan sudah final, untuk peserta raker sudah ada yang tiba di Buleleng dan sisanya akan dating pada Jumat pagi” kata I Ketut Adi Sutrisna yang akrab dipanggil Ketut Centong.
Sutrisna menegaskan penyelenggaran kegiatan di Buleleng ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan AMSI kepada masyarakat Buleleng. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun jaringan AMSI di Buleleng dan menjalin kerjasama dengan para pengusaha atau pengiklan di Buleleng. (Smt/Tim)


