Media DNN - Bitung l Dalam rangka mendekatkan diri bersama warga masyarakat serta untuk mengetahui situasi terkini keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat khususnya diwilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung.Kapolsek Pelabuhan Iptu Muthia Khansa Nurwijaya S.Tr.,K., S.I.K., M.H didampingi oleh Kanit Intelkam Aipda Soeyadi Duhe S.Sos menggelar kegiatan Jumat Curhat, Jumat (7/4/2023)
Kegiatan Program Jumat Curhat diisi dengan tatap muka dan dialog ringan anatar kapolsek bersama para buruh bongkar muat arang tempurung di Pelabuhan Kawasan Samudera Bitung.
Kegiatan itu diadakan di sebuah tempat kerja lapangan konteiner di area Pelabuhan Bitung, para buruh terlihat sangat akrab berbaur bersama Kapolsek dan anggota Polsek Kawasan Pelabuhan.
Dalam kesempatannya Kapolsek Pelabuhan Iptu Muthia Khansa Nurwijaya yang didampingi oleh Kanit Intelkam Aipda Soeyadi Duhe Membuka sesi tanya jawab bersama para buruh dan pemilik atau pengurus barang arang tempurung.
Kapolsek KPS Bitung mempersilahkan pemilik atau pengurus barang arang tempurung dan para buruh yang hadir dalam kegiatan ini untuk menyampaikan pertanyaan atau saran seputar keamanan dan ketertiban di lingkungan Pelabuhan Bitung.
“Kalau ada yang bapak bapak, saudara sekalian, sekiranya ada suatu hal atau mungkin permasalahan mengenai situasi kamtibmas ataupun dalam kehidupan bermasyarakat sehari hari, silahkan sampaikan ke kami untuk bersama kita mencari solusi terbaik, atau mungkin saudara saudara ada yang ingin mengusulkan saran supaya kami anggota Polsek ini dapat lebih dekat dan lebih baik dalam tugas kedepannya, silahkan, ngga apa apa disampaikan,"ujar Kapolsek KPS Bitung Iptu Muthia Khansa Nurwijaya dengan senyum ramahnya.
Kapolsek KPS Bitung Iptu Muthia Khansa Nurwijaya menyampaikan pertama-tama diucapkan permohonan maaf, Karena mengganggu aktifitas Kegiatan rutin bongkar muat arang tempurung. Namun ini juga adalah bagian terpenting guna mengatahui aktifitas Kegiatan bongkar muat arang tempurung.
"Perlu di perhatikan bahwa Kegiatan arang tempurung tersebut disinyalir sering dilakukannya Kegiatan pembakaran arang tempurung dengan menggunakan tabung gas yang dijadikan untuk mengetes kualitas arang tempurung tersebut, namun bisa berbahaya. Karena dikhawatirkan akan terjadinya ledakan bila terabaikan tanpa pengawasan,"Kata Kapolsek KPS Muthia Khansa Nurwijaya
Lanjut Kapolsek KPS Bitung, Untuk pengawasan dan pemantauan serta patroli di wilayah kontener bongkar muat arang tempurung akan terus Kami lakukan dalam pemantauan,pengawasan dan sering-sering personil melakukan patroli di jam-jam rawan,"Ucapnya.
Salah satu buruh bongkar muat arang tempurung Nunu Sarain yang juga perwakilan buruh bongkar muat arang tempurung di Kawasan Pelabuhan Bitung menyampaikan apresiasi kepada Kapolsek Pelabuhan dan jajaran yang dengan hangatnya membuka dialog langsung bersama Kami. Hal ini menurutnya adalah suatu progress yang sangat baik dari kepolisian dalam hal ini dari Polsek Kawasan Pelabuhan dalam mendekatkan diri bersama masyarakat.
“ Saya menyampaikan apresiasi kepada Ibu kapolsek dan jajaran yang telah mengadakan jumat curhat, dimana dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan suatu keluhan terkait dengan situasi kamtibmas khusunya di area Pelabuhan, saat ini dalam Kegiatan bongkar muat arang tempurung tersebut situasi kamtibmas khusunya diwilayah hukum Polsek KPS Bitung aman dan terkendali,"Ucap nunu.
Romi Tane selaku pengurus kegiatan arang tempurung menyampaikan
Ucapan terimakasih kepada Kapolsek dan personil sudah datang melakukan pengawasan dan kiranya kami bisa terjaga dan terawasi dalam kegiatan bongkar muat arang tempurung tersebut sesuai prosodural.
Sampai saat ini, untuk Kegiatan bongkar muat arang tempurung tidak ada terjadi pencurian ataupun pidana lainnya dan sampai saat ini Masih aman-aman saja,"Kata Romi.
Rio Pemilik atau penjual arang tempurung menyampaikan, kami selaku penjual arang tempurung masih merasa baik-baik saja dan tidak ada hal-hal yang membahayakan dalam kegiatan bongkar muat arang tempurung,"Ucapnya.
Dalam program Kegiatan Jumat Curhat tersebut di hadiri oleh masing-masing
Pengurus dan pembeli arang tempurung Romi Tane
Pemilik dan penjual arang tempurung Rio Ratumbuisang dan
Perwakilan 10 orang buruh lepas arang tempurung.
(Syarif)

