-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media DNN - Sumenep | Bersih dari aksi punggutan liar dan selalu mengedepankan musyawarah bersama jika ada masalah. Itulah prestasi yg dibuat Martono (45), Sebagai kepala desa Bunpenang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Empat tahun kepemimpinannya, Martono dianggap berhasil membangun semangat gotong royong dan menghilangkan pelayanan ala birokrasi yg bertele-tele.
Mulai pembuatan KTP, mengurus akte kelahiran, Hingga surat pernikahan, warganya tidak pernah di persulit.

" Kalau semangat gotong royong sudah  bisa dan enggak ada lagi pamrih itu, ya pungli juga  pelan-pelan sudah hilang. Alhamdulillah nggak ada itu pungli di desa yang saya pimpin", ujarnya.


Dia mengatakan awal perjuangan memimpin desanya yang memiliki jumlah seribu lima ratus  jiwa cukup berat. Menurutnya,  menyatukan pola pikir agar bisa selaras adalah perjuangan yang butuh proses waktu. Secara bertahap akhirnya Martono  aktif dari rumah ke rumah warga untuk berkomunikasi. Cara ini dilakukan hampir tiga tahun selama kepemimpinannya.
Sambil aktif berkomunikasi dengan warganya, Martono juga langsung mengarahkan jajaran perangkat desa yang ada di bawahannya untuk bisa melayani sepenuh hati.

"Harus berkorban dengan waktu. Semuanya ada imbalan kepuasannya. Ya, sekarang kepuasan itu dilihat kalau jalan ke desa saya. Semangat gotong royong sudah tumbuh, kalau ada masalah, nggak harus ke polisi, tapi pakai cara musyawarah. Pungkasnya. (Robiy).

Click to comment