Ketua Paguyuban Semar Gunungkidul, Suhadi, mengatakan dalam sambutannya, "Tadi malam intinya tadi malam dilakukan pengukuran pengurus paguyuban Semar oleh pak bupati dan dalam sambutan saya saya mengucapkan terima kasih atas support dan fasilitas yang luar biasa dari pemerintah daerah kabupaten Gunungkidul.
Kemudian dalam sesi sambutan Suhadi menjelaskan mengajak terutama pada teman-teman untuk kemudian kita menciptakan soliditas persatuan yang kuat, bukan saja lurah tetapi lurah pamong kelurahan dan staf.
Kalau kita semua kuat dalam satu wadah paguyuban, itu nilai tawar kita sangat tinggi, nilai tawar dalam konteks kita membantu memajukan Gunungkidul, membantu Pak Bupati juga, nilai tawar kita di tengah masyarakat sehingga soliditas itu wajib kita ciptakan."
Suhadi juga menekankan pentingnya reformasi kelurahan dalam visi gubernur, "Reformasi kelurahan ini amanat dari visi misi gubernur. Tidak main-main, itu ditulis di poin pertama. Reformasi kelurahan, reformasi kalau orang itu ada dua: reformasi birokrasi kelurahan dan reformasi pemberdayaan masyarakat. Artinya, kita tidak bisa akan memberdayakan masyarakat dengan baik jika ada floating anggaran dari pusat, provinsi, atau daerah.
Dengan mengangkat tema Kemesraan, Suhadi berkomitmen untuk membangun reformasi Kalurahan yang merujuk pada dua roadmap, yaitu reformasi birokrasi Kalurahan dan reformasi pemberdayaan masyarakat. "Kita bangun reformasi birokrasi Kalurahan agar Lurah, Pamong, dan Staf mampu untuk menjadi pamomong. Sehingga ketika kita mampu menjadi pamomong, otomatis kita mampu memberdayakan masyarakat," imbuhnya.
( Ctr Bayu )
