Dia berbicara pada Pelantikan Pengurus Forum Silaturahmi Mahasiswa Keluarga Madura Yogyakarta (FSM-KMY) Periode 2023-2025. Forum ini adalah platform yang memungkinkan mahasiswa Madura di Yogyakarta untuk bersatu dalam upaya memajukan Indonesia.
Dalam suasana yang penuh semangat, acara tersebut mengusung tema "Menumbuhkan Nilai-nilai Cakraningrat untuk Peradaban Madura" dan diselenggarakan di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Tidak hanya Kapolda DIY, namun juga turut hadir tokoh-tokoh penting, seperti Pejabat Utama Polda DIY, Guru Besar Hukum UGM Prof. Dr. Nurhasan Ismail, S.H., M.Si., aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Adian Yunus, S.H., serta Ketua Umum KMY Jugil Adiningrat. Acara ini dihadiri oleh 212 peserta yang antusias.
Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Nugroho Arianto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa seluruh pengurus telah dilantik, dengan Ach Nurul Luthfi menjadi Ketua Umum FSM-KMY. Dalam pidatonya, ia menyatakan, "Kami menyambut baik pelantikan ini, semoga kedepan dapat berjalan dengan lancar."
Kapolda DIY, Irjen Suwondo, dalam pidatonya, memberikan wawasan penting tentang tantangan yang akan dihadapi Indonesia. Salah satu permasalahan yang dia soroti adalah ketersediaan lapangan kerja.
Dengan proyeksi bahwa pada tahun 2045, 70% penduduk Indonesia akan berusia produktif, Kapolda Suwondo bertanya, "Apakah tersedia lapangan kerja yang cukup?"
Dalam konteks ini, Irjen Suwondo menegaskan bahwa FSM-KMY memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045.
Ia mendorong para mahasiswa untuk menjadi individu yang tangguh, trengginas, dan berani. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya tetap berfokus pada tujuan mereka dan untuk menjauhi bahaya narkoba dan miras.
Pesan Kapolda DIY tersebut memberikan dorongan dan arahan yang penting bagi mahasiswa Madura di Yogyakarta dalam mempersiapkan diri untuk masa depan yang cerah, serta menjadi bagian dari perjalanan menuju cita-cita besar Indonesia di tahun 2045.
( Ctr Bayu )


