Media DNN - Jawa Tengah | Memperingati hari Pahlawan ke 78 yang jatuh pada tanggal 10 November 2023. Kapolri bersama Panglima TNI mengadakan kegiatan peresmian Monumen Jenderal Hoegeng Iman Santoso di Kota Pekalongan, Jawa Tengah. Sabtu (11/11/2023) sore.
Perlu diketahui, keberadaan monumen polisi yang melegenda ini karena keberanian dan kejujurannya. Diharapkan bisa terus menginspirasi anggota Polri dan masyarakat.
Monumen Jenderal Hoegeng dibangun di area Stadion Hoegeng, Kota Pekalongan, tepatnya di depan pintu utama stadion kebanggaan kota batik. Dipilihnya kota Pekalongan untuk Monumen ini karena merupakan kota kelahiran Jenderal Hoegeng.
Dalam sambutannya Kapolda Jateng Irjen pol Drs. Ahmad Luthfi, S.St.Mk., S.H mengatakan, Jenderal Hoegeng patut jadi teladan bagi seluruh generasi penerus bangsa.
"Beliau merupakan sosok yang patut dicontoh tidak hanya kepolisian tetapi lapisan masyarakat," ujarnya.
Dihadapan Kapolri, Kapolda Jateng menekankan terkait Netralitas dan kesiapan pengamanan Pemilu 2023-2024.
Kegiatan peresmian Monumen Jenderal Hoegeng Iman Santoso ini dihadiri oleh Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono, Rama Hoegeng, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana serta Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid dan tak hanya itu, juga turut naik ke atas panggung untuk bersama-sama Kapolri dan Panglima TNI menekan tombol panda peresmian.
Acara ini juga dihadiri secara virtual oleh Meri Roeslani atau Meri Hoegeng, istri Jenderal Hoegeng Iman Santoso. Eyang Meri, sapaan akrabnya, guna untuk ikut menyaksikan peresmian Monumen Jenderal Hoegeng Iman Santoso dari kediamannya di Jakarta bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Monumen Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso. Penandatanganan prasasti dilakukan oleh Jenderal Sigit serta Laksamana Yudo.
Dalam hal ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolri Jenderal Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si ia mengatakan, teladan yang diwariskan Hoegeng akan selalu dijalankan untuk menjadikan Polri institusi yang dicintai masyarakat."Banyak nilai-nilai yang diajarkan dan diberikan demi kemajuan bangsa dan institusi Polri," pungkas Kapolri. (Ntty/Red).


