Media DNN - Gunungkidul, DIY | Pada tanggal 26 Januari 2024, suasana di Padukuhan Pacungan, Kelurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul menjadi begitu meriah. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, bersama OPD daerah dan OPD jajaran pemerintah kabupaten, turut meresmikan Tempat Pembuangan Sampah 3R (TPS 3R) yang menjadi langkah nyata dalam mengatasi masalah sampah di wilayah tersebut.
Bupati Sunaryanta, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengurangi dampak sampah di induknya, yaitu TPA Baleharjo, dengan pendekatan baru terhadap sampah dari wilayah pantai. Beliau juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli dalam membuang sampah pada tempatnya, menyadari dampak besar yang dapat mempengaruhi kesehatan.
Selain permasalahan sampah, Bupati Gunungkidul juga aktif dalam program penanaman pohon sebagai upaya konservasi lingkungan. Pada acara tersebut, Bupati memberikan penghargaan kepada DLH dengan total 161 personil, di mana 6 orang di antaranya mendapatkan penghargaan khusus atas kinerja mereka yang sangat baik.
Tidak hanya itu, Bupati Gunungkidul juga mengeluarkan surat edaran khusus untuk program penanaman penghijauan, terutama tanaman Flamboyan. Flamboyan dipilih sebagai tanaman yang cocok untuk daerah kering seperti Gunungkidul, tetap tumbuh subur baik saat musim hujan maupun kemarau. Program penanaman ini akan dimulai dari sekitaran Kapanewon Tepus sebagai langkah awal menuju keindahan alam yang lebih hijau dan menyongsong pertumbuhan sektor pariwisata Gunungkidul.
Berkaitan dengan program penanaman penghijauan, Bupati Gunungkidul menjelaskan alasan pemilihan tanaman Flamboyan. Dikenal sebagai bunga yang indah dan tahan cuaca ekstrem, Flamboyan diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam mendukung sektor pariwisata Gunungkidul. Bupati Sunaryanta berharap, dengan keberagaman tanaman yang ditanam, Gunungkidul dapat menjadi destinasi wisata yang lebih ramah lingkungan dan menarik.
Selain itu, dalam upaya mendorong kesadaran lingkungan, Bupati Gunungkidul juga merencanakan program edukasi untuk masyarakat sekitar. Hal ini mencakup kampanye penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, serta manfaat positif dari program penanaman pohon.
Acara peresmian TPS 3R dan program penghijauan ini tidak hanya menjadi simbol perhatian Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terhadap isu lingkungan, tetapi juga menggarisbawahi komitmen untuk menciptakan wilayah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan. Bupati Sunaryanta berharap partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dalam mewujudkan visi tersebut.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Gunungkidul menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama seluruh elemen masyarakat. Pemimpin daerah yang visioner dan masyarakat yang peduli diharapkan dapat bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan lestari bagi generasi mendatang.
( Ctr Bayu )


