-->

Type something and hit enter


By On
advertise here



Media DNN - Bali | Sejumlah pengguna jalan raya Denpasar - Gilimanuk kembali di kagetkan oleh tumbangnya sebuah pohon perindang ditepi jalan raya di Dusun Sumbersari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. 

Peristiwa yang mengakibatkan rusaknya sebuah truk besar ini terjadi pada hari Senin malam 03/11/2025 sekitar pukul 18.52 wita di Jalan Raya Denpasar - Gilimanuk.

Kejadian yang nyaris memakan korban jiwa ini, selanjutnya dilaporkan oleh Kasi Trantib Kecamatan Melaya kepada Pusdalops BPBD Kabupaten Jembrana pada pukul 18.56 Wita.

Berdasarkan adanya laporan tersebut, tidak lama kemudian Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II, Regu III, dan Staf Pusdalops BPBD Jembrana tiba di lokasi kejadian.

Perlu diketahui bahwa, tumbangnya pohon perindang tersebut diduga lantaran cuaca ekstrem dan kondisi batang pohon yang sudah tidak kuat menopang.

Dari lokasi kejadian, diketahui bahwa terdapat dua pohon yang tumbang yakni pohon flamboyan dengan panjang sekitar 20 meter dan diameter 60 cm, serta pohon mahoni dengan panjang 15 meter dan diameter 30 cm. 

Peristiwa ini bermula dari adanya salah satu pohon dalam keadaan miring ke arah jalan raya. Dan sekitar pukul 19.00 Wita, pohon tersebut tertabrak oleh sebuah truk kontainer, sehingga menyebabkan truk di belakangnya, yang dikemudikan oleh I Ketut Sudana, tertimpa dan terjepit batang pohon. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Akibat dari kejadian ini, truk mengalami kerusakan pada muatan berupa kulkas, dengan estimasi kerugian mencapai Rp 10 juta. Sementara itu, arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga tiga kilometer.

Guna untuk menghindari terjadinya kemacetan pada arus lalu lintas, selanjutnya BPBD Jembrana bersama unsur terkait segera melakukan penanganan di lokasi. 

Adapun proses penanganan dimulai pukul 19.20 Wita dan selesai pada 20.42 Wita. Saat ini situasi di lokasi telah kondusif dan arus lalu lintas kembali normal.

BPBD Kabupaten Jembrana dalam himbauannya menyampaikan, masyarakat diharapkan agar tetap waspada terhadap potensi bahaya di musim hujan dan cuaca ekstrem, khususnya di wilayah yang banyak terdapat pohon perindang besar di tepi jalan." Pungkasnya. (Slmt).

Click to comment