Media DNN - Bali | Kecamatan Kintamani bergerak cepat mempersiapkan rencana pembangunan daerah (RKPD) untuk tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar tahun 2026 ini. Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kintamani, (6/2)
Forum ini menjadi wadah partisipatif bagi berbagai elemen masyarakat untuk menyuarakan aspirasi dan merumuskan prioritas pembangunan yang berkelanjutan.
Musrenbang RKPD ini dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah, anggota DPRD Kabupaten Bangli, Kepala BPS, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan perempuan. Semangat kolaborasi tampak jelas dalam setiap sesi diskusi, di mana sebanyak 280 total usulan yang diajukan oleh desa masuk dalam musrenbang tersebut dibahas secara transparan dan konstruktif.
Camat Kintamani Ketut Erry Soena Putra dalam sambutannya menekankan bahwa Musrenbang adalah fondasi penting untuk memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. "Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kintamani," ujarnya.
Berbagai usulan prioritas mencuat dalam forum ini, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh usulan tersebut akan diselaraskan dengan kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Bangli, serta mempertimbangkan kemampuan anggaran yang tersedia.
"Kami berharap, melalui Musrenbang ini, kita dapat menghasilkan rencana pembangunan yang berkualitas dan terintegrasi, sehingga mampu mengakselerasi pembangunan Kintamani secara berkelanjutan," ucap Ketut Erry.
Musrenbang RKPD Kecamatan Kintamani ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan semangat gotong royong, Kintamani siap menyongsong masa depan yang lebih gemilang.Pungkasnya.(Hms/red).

