Media DNN - Sumenep, Madura | Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, mulai dirasakan hingga ke wilayah desa terpencil kepulauan. Salah satunya di SDN Prambanan 1 Sapudi, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/02/2026).
Pagi itu, suasana sekolah terlihat berbeda. Sejak bel masuk berbunyi, raut wajah para siswa tampak lebih ceria dari biasanya. Mereka berbaris tertib menunggu giliran menerima makanan bergizi yang telah disiapkan. Bagi anak-anak di wilayah kepulauan yang akses pangannya terbatas, kehadiran MBG bukan sekadar program, melainkan momen yang benar-benar mereka nantikan.
Menu yang disajikan setiap hari bervariasi, terdiri dari nasi, sayur, lauk protein hewani dan nabati, buah, serta susu. Seluruh proses pengolahan makanan dilakukan secara higienis dan steril sebelum didistribusikan kepada siswa.
Para guru turut mengawasi proses pembagian makanan guna memastikan seluruh siswa mendapatkan porsi yang sama dan menikmatinya dalam suasana tertib dan nyaman. Suasana kebersamaan pun terlihat ketika siswa menikmati makanan mereka di lingkungan sekolah.
Kepala sekolah, Fathor Rasidi, S.Pd.SD, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas realisasi program tersebut di sekolahnya.
“Ini yang anak-anak tunggu. Saat mengetahui sekolahnya akan mendapatkan MBG, mereka sangat antusias dan merasa senang bisa memperoleh makanan gratis dengan gizi yang baik,” ujarnya.
Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan karena manfaatnya sangat dirasakan, terutama bagi siswa di daerah kepulauan yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap makanan bergizi seimbang.
Kehadiran MBG di sekolah kepulauan seperti ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi penopang semangat belajar anak-anak, sekaligus bentuk nyata perhatian negara terhadap pendidikan dan kesehatan generasi di wilayah terpencil. (RNH).

