Media DNN – Libya | Kembali prajurit Kodam IX/Udayana menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Prajurit muda dari Yonif TP 834/Wakanga Mere, Brigif 21/Komodo, Prada Nawawi M.M. Latifullah, berhasil mengharumkan nama Indonesia setelah meraih Juara 1 Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Internasional ke-2 bagi Personel Militer yang diselenggarakan di Air Defense College, Kota Misrata, Libya, (13/3).
Kompetisi hafalan Al-Qur’an tingkat militer internasional tersebut berlangsung selama enam hari, mulai 17 hingga 23 Ramadhan 1447 H (7–13 Maret 2026) dan diikuti oleh lebih dari 50 prajurit militer dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Mauritania, serta sejumlah negara lainnya.
Kegiatan yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Libya ini mengusung tema “Martyrs of the Homeland”, sebagai bentuk penghormatan kepada para syuhada yang gugur dalam mempertahankan tanah air. Selain bertujuan meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, ajang ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual prajurit sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan militer.
Dalam kompetisi tersebut, Prada Nawawi M.M. Latifullah tampil pada kategori hafalan 30 juz dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga akhirnya ditetapkan sebagai Juara 1 MHQ Internasional Militer ke-2, sekaligus membawa harum nama TNI dan bangsa Indonesia di panggung dunia.
Upacara penutupan kegiatan turut disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba, bersama sejumlah pejabat tinggi militer dan pemerintahan Libya.
Delegasi TNI dalam ajang tersebut dipimpin oleh Kabidbintalroh Pusbintal TNI Kolonel Laut (KH) Chumaidi, S.Ag. dengan peserta Kapten Sus M. Affan, Lc., Serma Abdi Nasrullah, Sertu Habibi Royani, Serda Dimas Hafiz Ihsan, Kopka Mes Ahmad Mulyadi, Prada Nawawi M.M. Latifullah, serta Prada Moh. Marzuki Al Farisi yang mengikuti berbagai kategori hafalan Al-Qur’an.
Sebelum mengikuti perlombaan, para peserta delegasi TNI terlebih dahulu menjalani pembekalan, pembinaan, serta tahsin Al-Qur’an pada 2–5 Maret 2026 di Masjid Al Mu’min Jatikarya dan Masjid Al Ikhlas Kompleks SCBD Jakarta Selatan. Pembinaan tersebut dibimbing oleh Ustadz Adi Hidayat, Syekh Syahrir dari Libya, serta Ustadz Ulil Abshar Alhafidz, guna mempersiapkan para peserta secara maksimal sebelum mengikuti kompetisi internasional tersebut.
Pada akhir kegiatan, Perdana Menteri Libya Abdul Hamid Al-Dabiba secara langsung menyerahkan penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para prajurit dalam menghafal Al-Qur’an serta kontribusinya dalam menegakkan nilai-nilai agama, moralitas, dan disiplin di lingkungan militer.
Komandan Yonif TP 834/Wakanga Mere Letkol Inf Justikhandinata T menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih prajuritnya tersebut.
“Kami keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere sangat bangga atas prestasi yang diraih Prada Nawawi yang telah mengharumkan nama TNI, khususnya Kodam IX/Udayana, serta bangsa Indonesia di tingkat internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman, S.H., M.Si menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti nyata bahwa prajurit TNI tidak hanya unggul dalam profesionalisme militer, tetapi juga memiliki kualitas mental dan spiritual yang kuat.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana, TNI AD, dan bangsa Indonesia. Keberhasilan Prada Nawawi menunjukkan bahwa prajurit TNI juga mampu berprestasi dan bersaing di bidang keagamaan hingga tingkat internasional. Hal ini sekaligus mencerminkan bahwa pembinaan mental dan spiritual prajurit merupakan bagian penting dalam membentuk karakter prajurit TNI yang profesional, tangguh, dan berintegritas,” tegas Kapendam.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yonif TP 834/Wakanga Mere, yang terus memberikan dukungan dan doa sehingga prajurit terbaiknya mampu menorehkan prestasi gemilang di panggung internasional. (Pendam IX/Udy/dw)

