-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media DNN – Bali | Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menyapa masyarakat Muslim saat pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Taman Kota Singaraja, Sabtu (21/3). 

Kehadiran tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam menjunjung tinggi kerukunan antarumat beragama.

Sejak pagi hari, masyarakat Muslim tampak memadati lokasi untuk melaksanakan salat dengan tertib dan khidmat. Pelaksanaan ibadah berlangsung lancar dengan dukungan panitia serta pengamanan yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Gede Supriatna menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Kabupaten Buleleng. Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sebagai bagian dari semangat kebersamaan.

“Saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim, khususnya di Buleleng. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.


Lebih lanjut, Wabup Supriatna mengungkapkan kekagumannya melihat antusiasme masyarakat dalam melaksanakan Salat Idul Fitri dengan penuh kekhusyukan. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan keharmonisan yang terus terjaga di tengah masyarakat.

“Saya kagum melihat antusias masyarakat Muslim yang melaksanakan Salat Idul Fitri dengan khidmat dan tertib,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti momentum perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri tahun ini yang waktunya berdekatan. Menurutnya, kondisi tersebut bukan pertama kali terjadi di Buleleng dan masyarakat telah terbiasa menyikapinya dengan penuh toleransi.

“Saya rasa masyarakat umat Hindu dan umat Muslim di Buleleng sudah saling menghargai dan saling mengerti,” tegasnya.


Sementara itu, Khatib Salat Idulfitri yang juga Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buleleng, Agus Annurachman, menyampaikan harapannya agar momentum Idul Fitri semakin mempererat silaturahmi dan menjaga keharmonisan. Ia menilai perbedaan yang ada justru menjadi kekuatan dalam memperkaya wawasan dan mempererat persatuan.

“Di bulan kemenangan ini, semoga silaturahmi menjadikan kita semakin rukun dan damai serta menjadi kebanggaan Indonesia. Kita sebagai umat Islam harus menjadi duta-duta perdamaian sehingga bisa memberikan rahmat bagi semua,” ujarnya.

Usai pelaksanaan salat, Wabup Gede Supriatna juga berkesempatan menyapa masyarakat, bersalaman untuk saling memaafkan, serta berfoto bersama sebagai bentuk kebersamaan.

Wabup Supriatna menambahkan, terciptanya suasana kondusif tersebut tidak terlepas dari peran tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang terus menjalin komunikasi dan sosialisasi. Pemerintah Kabupaten Buleleng pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keharmonisan, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh toleransi. (Hms/dw). 

Click to comment