Media DNN - Bali | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Buleleng Ny. Wardhany Sutjidra, mengajak seluruh masyarakat untuk menggelorakan semangat gotong royong.
Ajakan tersebut disampaikan saat Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang dirangkaikan dengan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK), Gerakan Kulkul PKK, dan Posyandu Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Rabu (13/5).
Kegiatan ini diselenggarakan untuk mendayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra pemerintah desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam sambutannya, Ny. Wardhany Sutjidra menegaskan bahwa gotong royong merupakan fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, nilai tersebut menjadi kunci utama dalam mewujudkan desa yang mandiri, kuat, dan sejahtera.
“Saya berharap semangat gotong royong tidak hanya menjadi tradisi seremonial semata. Jadikan momentum ini untuk memperkuat rasa kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas di tengah masyarakat. Nilai ini harus benar-benar tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya desa yang mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan BBGRM dan HKG PKK dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di bidang sosial dan kesehatan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran PKK dan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat, bersih, dan saling peduli.
Dalam kegiatan ini, diserahkan bantuan paket sembako kepada lansia, penyandang disabilitas, TP PKK desa, ibu hamil, balita kurang gizi, dan kader Posyandu. Selain itu, di lokasi kegiatan juga dilaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelayanan KB, Pelayanan Posyandu serta pelayanan dokumen kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Buleleng, Camat Kubutambahan, Camat Tejakula, Perbekel Desa Bontihing, kader PKK dan Posyandu desa, serta masyarakat Desa Bontihing.(hms/dw).

