Media DNN - Bali | Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali nyata terlihat di Desa Yehembang Kangin. Puluhan personel dari Kodim 1617/Jembrana bersama warga setempat melaksanakan aksi gotong royong dalam pengerjaan Jembatan Perintis Garuda Nusa Mare, Selasa (12/05/2026).
Fokus kegiatan hari ini menyasar pada pengecoran abutment (kepala jembatan) pengikat seling tepi jauh. Bagian ini merupakan komponen vital untuk memastikan kestabilan dan keamanan jembatan gantung yang akan menjadi urat nadi transportasi warga di wilayah tersebut.
Sejak pagi hari, personel Kodim 1617/Jembrana bergabung dengan masyarakat desa untuk melangsir material dan melakukan pencampuran semen. Medan yang cukup menantang tidak menyurutkan antusiasme di lapangan.
"Kehadiran TNI di tengah-tengah kami memberikan motivasi tambahan. Jembatan ini adalah impian warga untuk memudahkan akses ekonomi dan pendidikan. Dengan gotong royong, pekerjaan berat terasa lebih ringan," ujar salah satu tokoh masyarakat Desa Yehembang Kangin.
Pihak Kodim 1617/Jembrana menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda Nusa Mare merupakan bentuk pengabdian untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pelosok.
Pengecoran abutment ini diharapkan selesai tepat waktu agar tahap pemasangan bentang jembatan dapat segera dilakukan. Dengan selesainya jembatan ini nantinya, diharapkan konektivitas antarwilayah di Desa Yehembang Kangin semakin lancar, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (Red).

