-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media DNN – Bali |  Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus menyambut HUT Kota Bangli ke-822, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangli menggelar kegiatan Literasi Kesehatan Ibu dengan tema "Perempuan Sehat dan Berdaya, Cegah Kanker Serviks Menuju Indonesia Emas 2045".

Acara yang digelar di Gedung Bukti Mukti Bhakti, Kantor Bupati Bangli, Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bangli, Ny. Sariasih Sedana Arta, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan organisasi wanita serta pejabat terkait di lingkungan Pemkab Bangli.(13/05).

Dalam sambutannya, Ny. Sariasih Sedana Arta menekankan bahwa kesehatan seorang ibu adalah pilar utama dalam membangun keluarga yang berkualitas. Ia menegaskan bahwa ibu tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga menjadi teladan dan sumber literasi kesehatan bagi keluarga.

"Perempuan memiliki peran strategis. Perempuan yang sehat akan melahirkan generasi yang kuat, cerdas, dan berkualitas. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan reproduksi, khususnya pencegahan kanker serviks, harus menjadi prioritas kita bersama," ujar Ny. Sariasih.

Beliau juga menambahkan bahwa kanker serviks adalah ancaman serius yang sebenarnya bisa dicegah melalui edukasi dini, pola hidup sehat, vaksinasi HPV, serta pemeriksaan rutin melalui metode IVA Test maupun Pap Smear.


Kegiatan literasi ini menghadirkan narasumber ahli, dr. I Made Pasek Soma Gauthama, yang memaparkan materi komprehensif mengenai "Mencegah Kanker Serviks untuk Mewujudkan Generasi Sehat".

Dalam pemaparannya, dr. I Made Pasek menekankan pentingnya vaksinasi HPV yang kini telah menjadi bagian dari program imunisasi nasional dan dibiayai negara. Ia menjelaskan bahwa vaksinasi ini sangat efektif jika diberikan sejak dini (usia 9-14 tahun) namun tetap bermanfaat bagi perempuan hingga usia 45 tahun.

Selain vaksinasi, dr. I Made Pasek juga menggarisbawahi pentingnya skrining dengan metode DNA HPV yang memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibandingkan metode konvensional, guna mendukung target pemerintah dalam eliminasi kanker serviks pada tahun 2030.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan ,Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Bangli, Ketua GOW Kab. Bangli Ny. Suciati Diar, Ketua Gatriwara, Ketua Bhayangkari, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Bangli, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Pusparini Riana Putra, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, dan Ketua Dharmayukti Karini, Ketua IBI Bangli, Ketua IWAPI Bangli, serta Direktur RS BMC,Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bangli.


Di sela-sela kegiatan, sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian ekonomi keluarga, dilakukan juga penyerahan bantuan alat Vacuum Sealer untuk mendukung pelatihan olahan babi bagi kelompok binaan PKK.

Ny. Sariasih Sedana Arta berharap para peserta yang hadir dapat menjadi "Agen Edukasi" di lingkungan masing-masing.

"Mari kita gerakkan 10 Program Pokok PKK untuk menciptakan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Dengan perempuan yang berdaya, kita melangkah pasti menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya seraya membuka acara secara resmi.(hms/dw).

Click to comment