-->

Type something and hit enter

By On
advertise here


Media DNN - Bali | Dalam upaya membentengi masyarakat dari nilai-nilai yang bertentangan dengan Pancasila serta menumbuhkan rasa nasionalisme yang kuat, Kodim 1617/Jembrana menggelar kegiatan Penyuluhan Bela Negara dan Cinta Tanah Air di Banjar Sadnyasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Minggu (24/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1617/Jembrana, Kapten Inf. Arafik, mewakili Komandan Kodim 1617/Jembrana. Penyuluhan tersebut dihadiri oleh puluhan warga setempat yang antusias menyimak materi wawasan kebangsaan.
Dalam pemaparannya, Kapten Inf.


Arafik menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, melainkan hak dan kewajiban konstitusional setiap warga negara Indonesia. Di era modern ini, wujud cinta tanah air tidak lagi selalu berarti angkat senjata, melainkan bagaimana masyarakat bisa berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.

"Bela negara di era digital ini bisa diwujudkan dengan menyaring informasi agar tidak termakan hoaks, menjaga persatuan, melestarikan budaya lokal, serta mengukir prestasi. Rasa cinta tanah air harus tertanam kuat di hati sanubari kita semua," ujar Kapten Inf. Arafik di hadapan para peserta.

Selain memberikan materi teori mengenai empat konsensus dasar berbangsa dan bernegara—yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif.

Melalui diskusi tersebut, warga diajak untuk bertukar pikiran mengenai peran aktif yang bisa mereka lakukan dalam menjaga kondusivitas, keamanan, dan keharmonisan di lingkungan tempat tinggal mereka sehari-hari.

Melalui penyuluhan ini, Kodim 1617/Jembrana berharap masyarakat Desa Ekasari dapat menjadi agen perubahan yang memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, dimulai dari lingkungan keluarga dan banjar. (Red).

Click to comment