Bali | Dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Rombongan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI berangkat menuju menuju Kampus Undiksa Buleleng menggunakan Helly EC145 dan BK 117 dengan waktu penerbangan sekitar 20 Menit. Kamis, (12/8/2021).
Peninjauan langsung Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) RI, Luhut Binsar Panjaitan ke Buleleng didampingi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin.
Tepat pukul 12.25 rombongan para menteri tiba di tempat Isoter Kampus Undiksa Jineng dalem, Desa Jineng Dalem Kecamatan Buleleng, dengan gerak cepat pihak TNI/Polri langsung menyodorkan Grafik perkembangan wabah covid-19 di wilayah Buleleng dan menerangkan secara detail dari perincian sampai penanganan terhadap isoter.
"Bapak, pembentukan - pembentukan ini semua dari Dandim dan Kapolres, kebetulan didukung sama Rektor, terbuka satu, dilanjutkan", ujar anggota dari TNI.
“Pemda dukunglah tambahan biaya penanganannya. Rektor Undiksha juga siap tambahan ruangan isoter,” slorohnya.
"Ooh bagus itu, ya udah, gitu aja polanya, Pemkab bantulah", ucap Luhut saat mendengar penjelasan dari anggota TNI.
Ditanya kesiapan Puskesmas dan Dinkes nya apakah sudah bermain,
"kita telah siapkan pak", jawab perwakilan dari Pemkab Buleleng langsung di sela oleh Luhut.
"Saya gak mau dengar itu, nyatanya gak siap, Saya sudah dapat laporan dari anak buah saya yang sudah 3 hari datang kesini, sama laporannya dengan pak Dandim dengan pak Panglima sama, Jadi kalau kita gak kompak pak, yang meninggal kan rakyat kita, ayo bisa gak, ini pak Rektor sudah bantu", cetus Luhut kepada Pejabat dari Pemkab Buleleng sambil angguk-anguk kepala.
"Pak nanti kalian di marah masyarakat kalau turis gak datang. tapi klo gini terus, gak datang turisnya. jadi harus paham ini pak, yang menderita ini Rakyat Bali, jadi kalau pejabat - pejabat itu salah, nanti ngeluh gak ada turis. yaa kau ga mau bikin aman daerahmu mana orang mau kesini, ya pak yaa", Ucap Menko Marves Luhut Bisar Panjaitan seraya menyatakan kalau vaksin sudah di siapkan oleh Menteri Kesehatan.
"Paling tinggi lho disini, dari tabel semua paling tinggi selain di Jakarta tapi di jakarta kasusnya turun tapi disini belum, kan ada yang salah pada kalian?", ketus Menteri Luhut kepada pejabat Pemkab Buleleng.
Disela perbincangan itu, Pejabat dari Pemkab Buleleng menyampaikan akan menambahkan tempat isoter di SMK Bali Mandara," Kita usahakan lagi di SMK Bali Mandara", celetuknya.
Seusai memberikan arahan kepada semua Satgas yang menangani Covid-19 di Buleleng, kemudian Rombongan Menteri di arahkan juga meninjau pelaksanaan Vaksinasi yang sedang berlangsung di SD Negeri 3 Jineng Dalem sebelum menuju Rumah Jabatan Bupati.
Setelah bertemu dengan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, bertempat di lobby Rumah Jabatan Bupati, dihadapan para awak media Menteri Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan apresiasinya terhadap usaha dan upaya yang sudah dilakukan tim satgas covid 19 Buleleng.
"kalau vaksin tidak masalah, katanya sudah cukup tinggi hingga sampai 90 persen bahkan 95 persen rata-rata, tapi yang masalah tadi isoter", terangnya.
Pada kesempatan itu, Luhut juga mengimbau kepada semua Kabupaten di Bali agar membuat isoter-isoter dan mengarahkan masyarakat yang melakukan isolasi mandiri agar segera melaksanakan isolasi terpusat sehingga diharapkan mampu menekan angka kematian akibat terpapar covid-19.
"Di isoter itu tempat tidurnya bagus, makannya bagus, Dokternya ada, perawatnya ada, obatnya juga dan tempat olahraganya juga ada, disitu ada segala macam, jadi sukses ratenya tinggi", himbaunya.
Selain itu dirinya juga mengimbau warga agar disiplin bila ada anggota dari Polisi, TNI membawa mereka ke isoter supaya tidak ada klaster-klaster baru.
Sedangkan untuk upacara-upacara keagamaan seperti ngaben, Menves menyarankan kalau bisa di hold on dulu (ditunda-Red). "Sementara untuk upacara-upacara keagamaan di hold dulu, maaf, kalau upacara ngaben sampai seribu dua ratus seperti yang saya dilaporin sampai dua atau tiga hari pastilah akan ada klaster-klaster baru, jadi dampak ini luas, nanti dampak ini orang akan tidak percaya lagi sama Bali, ya tourist Internasional datang dan sehat, jadi untuk sementara waktu ini biarlah hidup beda dengan yang dulu", ujar Merves Luhut Binsar Panjaitan.
Sementara Putu Agus Suradnyana selaku Bupati Buleleng menyatakan akan segera menindaklanjuti arahan Menko Marves terkait pelaksanaan isoter di wilayahnya. (Smty)

