Bali | Kegiatan Larisin UMKM yang dicanangkan oleh DPP Sahabat Ganjar, secara serentak di seluruh daerah Kabupaten dan Kota, termasuk Sahabat Ganjar kota Denpasar benar-benar dilakukannya, dalam rangka membangkitkan UMKM, pada masa pandemi Covid-19.
Ketua DPC Sahabat Ganjar Kota Denpasar, I Nyoman Artha Wirawan, S.Pt., mengungkapkan, untuk Denpasar, salah satu Sahabat Ganjar Kota Denpasar, baru saja memulai usaha UMKM dengan nama King Fried Chiken, yang berada di Jalan Cokroaminoto Denpasar, pada Sabtu (11/9/2021).
Dijelaskan, dengan tagline Larisin UMKM dinilai sangat tepat. Karena, hal ini, bertujuan agar para sahabat Ganjar juga mampu menjadi Enterpreneur, untuk menambah nilai ekonomi kerakyatan, yang bukan hanya sekedar dijadikan jargon politik saja.
Bahkan, disebutkan, I Nyoman Artha Wirawan, S.Pt., yang sangat aktif di berbagai organisasi menyambut positif program ini. Tidak salah, DPW Sahabat Ganjar Provinsi Bali menunjuknya sebagai Koordinator Kota, sekaligus sebagai Ketua DPC Sahabat Ganjar Kota Denpasar.
Disamping itu, dipaparkan, Sahabat Ganjar Kota Denpasar memborong dagangan nasi jinggo, untuk membantu para pedagang nasi jinggo, yang berada pinggir jalan.
Selanjutnya, Artha Wirawan membagikan kepada masyarakat dan petugas kebersihan Kota Denpasar, sebagai bentuk apresiasi atas kerja kerasnya dalam mendukung kegiatan "Larisin UMKM".
Menurutnya, adapun tujuan utama aksi ini adalah, membangkitkan UMKM, pada masa pandemi Covid-19, dengan membeli produk UMKM, yang kemudian kembali diberikan kepada masyarakat yang dinilai membutuhkannya.
"Tepat sasaran untuk membantu, selanjutnya, membagikan kembali kepada masyarakat yang membutuhkannya," ungkapnya.
Aksi ini, tentunya, dilaksanakan dengan terinsiprasi dari Bapak Ganjar, setidaknya aksi ini, dapat menginspirasi komunitas lain nantinya.
"Kegiatan Bapak Ganjar sebagai percontohan, setidaknya dengan melakukan hal tersebut, akan ada perputaran perekonomi," ucapnya.
Patut diketahui, aksi yang sama, saat ini, dilakukan di tiga Kabupaten/Kota di Bali mulai dari Denpasar, Badung dan Kabupaten Tabanan.
Sampai saat ini, setelah Deklarasi Sahabat Ganjar Provinsi Bali, pada 8 Agustus 2021, telah terbentuk Sahabat Ganjar di berbagai wilayah tingkat Kabupaten/Kota di Bali, meliputi Kabupaten Buleleng, Gianyar, Klungkung, Bangli, Denpasar, Karangasem, Tabanan, Jembrana dan Kabupaten Badung.
Selanjutnya, Ketua DPW Sahabat Ganjar Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Agung Arya Teja, S.Sos.
mengatakan, pihaknya mengajak teman -teman relawan seperjuangan dari perwakilan daerah Kabupaten / Kota DPC Sahabat Ganjar yang ditunjuk, dalam melakukan aksi kemanusiaan, dengan mengedepankan sistem gotong royong, dalam membangkitkan perekonomian, pada masa pandemi Covid-19, setelah sekian waktu melemah, akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia, terutama di Provinsi Bali ini.
"Oleh sebab itu, kekuatan kebangkitan ekonomi, pada masa pandemi ini, salah satunya yang kami lakukan bersama teman- teman relawan, Sahabat Ganjar menghidupkan kembali perekonomian, dengan cara memborong dagangan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) milik pedagang kecil, setelah kami melakukan memborong dagangan yang dijual oleh pelaku UMKM pedagang kecil," pungkasnya. (ace).

