Bali | Banjir yang menerjang wilayah Kalimantan Tengah, mencetuskan ide dari anggota PC KMHDI Buleleng untuk menggalang dana guna membantu warga yang terkena musibah banjir. Aksi sosial penggalangan dana untuk korban banjir di Kalimantan Tengah dilakukan serentak oleh KMHDI se-Bali.
Dari PC KMHDI Buleleng sendiri melakukan penggalangan dana dengan cara membuka lapak preloved di Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri pada 24-25 September 2021.
Seperti yang disampaikan Komang Putrayasa, koordinator aksi sosial PC KMHDI Buleleng, banyak masyarakat yang menyumbangkan pakaian bekas tapi layak pakai untuk korban bencana namun tidak pernah sampai di tempat bencana karena biaya kirim yang cukup tinggi terutama di daerah luar Bali.
"Oleh karena itu, tercetuslah ide untuk menjual pakaian preloved tersebut, dan uang hasil penjualannya akan disalurkan kepada para korban", ujar Komang Putrayasa
Harga pakaian yang dijualnya pun cukup murah, kisaran lima ribu sampai sepuluh ribu rupiah.
Promosi juga dilakukan secara online dengan memanfaatkan akun media sosial resmi PC KMHDI Buleleng dan akun media sosial seluruh kader PC KMHDI Buleleng.
"Di luar ekspetasi, banyak pembeli yang memborong pakaian tersebut," ucapnya.
Sementara Ni Luh Sinta Yani, ketua PC KMHDI Buleleng yang ikut terjun dalam kegiatan itu merasa senang dengan apa yang dilakukannya dalam misi sosial tersebut.
"Buka lapak preloved untuk donasi korban bencana menjadi terobosan baru dalam penggalian dana, sebelumnya aksi penggalangan dana hanya dilakukan dengan turun di jalan membawa kotak donasi dan melalui transfer ke rekening. Selain itu, aksi sosial ini sangat didukung penuh oleh Perumda Pasar Argha Nayottama, sehingga tidak dikenakan biaya retribusi untuk berjualan", cetusnya senang.
"Ini bentuk nyata pengimplementasian jati diri KMHDI yakni humanis dan progresif," imbuh Sinta.
"Harapannya, dana yang sudah terkumpulkan dapat bermanfaat bagi korban bencana banjir, serta penyalurannya bisa tepat sasaran,". tutupnya. (Isu/Smty)

