-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Yahukimo | Aksi penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) terhadap personil Satgas Apter Koramil Persiapan Suru Suru, mengakibatkan gugurnya 2 orang anggota TNI akibat luka tembak dan terkena senjata tajam.

Kedua korban dari anggota TNI masing-masing bernama Kapten Inf Arfiandi Sukamta (Pj. Baru Danramil Persiapan Suru Suru) dan Sertu Ari Baskoro.

Seperti yang dikutip dari laporan yang diterima oleh Koramil Persiapan Suru-Suru, Distrik Suru - Suru, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu (20/11/21). Yang mana dikabarkan bahwa Kapten Inf Arfiandi Sukamta (Pj. Baru Danramil Persiapan Suru Suru), mengalami Luka akibat benda tajam berupa parang pada bagian tangan kanan sampai terjadi pendarahan dan pada bagian perut terdapat luka tembak/serempet namun saat itu masih dalam kondisi sadar. Sementara, Sertu Ari Baskoro yang mengalami luka tembak pada bagian kepala dan leher langsung meninggal dunia.

Dari informasi yang dapat dihimpun diketahui, sekitar Pukul 06.00 WIT, 3 orang personil berangkat dari pos koramil persiapan suru - suru ke kios untuk berbelanja kebutuhan, pada saat dalam perjalanan menuju ke kios, tiba tiba diserang oleh KST dari arah seberang sungai.

Dan sekitar Pukul 12.51 WIT. Serda Tri Fahmi Wijaya dan Serda Bayu Putra Aji personil yang berhasil meloloskan diri ke Kampung Tomor yang berjarak sekitar 20 Menit perjalanan menggunakan Sped boad, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Sertu Muhammad Pin Aman Siregar (Perwakilan Satgas Apter Koramil Persiapan Suru - Suru) di Kodim 1715/Yahukimo.

Sementara jumlah personil keseluruhan sebanyak 50 orang namun yang 47 personil saat itu berada di Pos Koramil Persiapan Suru - Suru dan 3 orang personil lainnya berada di Kodim 1715/Yahukimo," terang Serda Tri Fahmi Wijaya.

Lanjut Serda Tri Fahmi Wijaya, dalam kejadian ini seluruh materil berupa Senapan SS1 V1 : 47 Pucuk dan Pistol  FN45 : 1 Pucuk keseluruhan dalam keadaan lengkap dan berada di Pos Koramil Persiapan Suru - Suru," imbuhnya.

Sebagaimana yang di jelaskan bahwa, kejadian tersebut merupakan aksi penyerangan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST) yang diduga dari kelompok KST Pimpinan Tendius Gwijangge, dikarenakan wilayah Distrik Suru - Suru masih wilayah Kabupaten Yahukimo, selain itu Pos Koramil Suru - Suru masih berdekatan dengan Kabupaten Nduga (Batas Batu) sehingga tidak menutup kemungkinan aksi penyerangan dari kelompok KST yang berada di Batas Batu (Kelompok KST Pasir Putih)." tandas Serda Tri Fahmi Wijaya. (Darma/Red).

Click to comment