-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Bali | Musim hujan yang mengguyur sejumlah Desa dan Kelurahan di wilayah Kabupaten Jembrana dan cuaca extrim yang mengakibatkan terjadinya sejumlah peristiwa berupa bencana alam seperti tanah longsor,  banjir, maupun kayu tumbang yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolres Jembrana AKBP I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K. telah memerintahkan jajarannya untuk pantau situasi dan melaksanakan siaga tanggap bencana di tengah cuaca ekstrem hujan deras dan angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Jembrana berpotensi mengakibatkan bencana baik tanah longsor, banjir, maupun kayu tumbang.


Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, Sabtu (20/11/21) Pukul 14.00 Wita, yang mana pada saat tejadi hujan deras dan angin kencang, tak disangka sebuah kayu perindang yang berada di tepi jalan jalur Denpasar - Gilimanuk tepatnya di Dusun Yeh Kuning, Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan depan Toko Wira Bhakti langsung tumbang dan menutupi jalan raya. Hal ini terjadi karena terguyur hujan lebat yang disertai angin kencang.

Tak hanya itu, di hari berikutnya di Dusun Bading Kayu, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, telah terjadi tanah longsor yang juga mengakibatkan tertutupnya jalur di jalan umum.

Usai bencana terjadi di dua Desa tersebut, selanjutnya cuaca extrim hujan deras yang disertai angin kencang kembali menumbangkan pohon besar dan melintang ke jalan utama di Banjar Kelatakan, Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, sehingga mengakibatkan arus lalulintas sedikit terganggu.

Dengan adanya kejadian tersebut., Personil Polsek Melaya yang saat itu melaksanakan patroli tanggap bencana dengan membawa kelengkapan alat pemotong kayu (senso) langsung mengambil tindakan dengan melakukan evakuasi, memotong, dan membersihkan dahan kayu agar arus lalulintas kembali lancar.

Seijin Kapolsek Melaya, saat dihubungi (28/11) Kanit Lantas Polsek Melaya Iptu I Nyoman Yasa, S.H. menjelaskan, untuk menindaklanjuti perintah pimpinan terkait dengan cuaca ektrim yang melanda wilayah Jembrana, agar personil pantau terus bila terjadi bencana bisa bergerak cepat membantu masyarakat.

Sehubungan dengan kejadian tersebut Kanit Lantas Iptu I Nyoman Yasa mengatakan, malam tadi (28/11) terjadi pohon kayu tumbang yang merintangi jalan utama di banjar kelatakan Desa Melaya, Kecamatan Melaya, kami bersama personil melaksanakan patroli tanggap bencana dengan membawa kelengkapan mesin pemotong kayu berupa senso, langsung kami evakuasi bersihkan sehingga arus lalulintas tidak terganggu.

"Saat ini cuaca extrim masih melanda di Kabupaten Jembrana, kami himbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, baik dalam perjalanan maupun di lingkungan rumah tempat tinggal, untuk waspada bencana banjir maupun tanah longsor," himbau Iptu Nyoman Yasa. (Hms Jbr/Selamet).

Click to comment