Media DNN - Bali | Jelang kelulusan Siswa dan Siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri III Melaya tahun 2022, pihak Komite sekolah SDN III mengelar acara rapat bersama dengan para wali murid bertempat di SD Negeri III Melaya, Desa/Kec Melaya, Kabupaten Jembrana - Bali. Sabtu, (28/5/22).
Hadir dalam rapat tersebut diantaranya, Kepala sekolah SD Negeri III Ni Komang Budiasih, SPd.SD., ketua Komite yang lama I Gusti Ngurah Sudiana dan yang baru I Putu Budiasa, Kepala Dusun setempat I Kadek Sumiarta, para tokoh masyarakat dan wali murid.
Pada kesempatan tersebut Kepala Sekolah SD Negeri III Melaya Ni Komang Budiasih, SPd.SD mengatakan, peran serta keterlibatan orang tua dari Siswa Siswi SD Negeri III Melaya pada saat dirumah merupakan suatu hal yang sangat penting guna untuk dapat meningkatkan kwalitas terhadap anak - anak sebagai generasi penerus bangsa. Karena anak - anak selain mendapatkan pendidikan formal juga diperlukan mendapat pendidikan nonformal.
Selanjutnya, Kepala Sekolah SD Negeri III Melaya Ni Komang Budiasih, SPd.SD., juga menyampaikan sejumlah hal tentang kebersihan sekolah, kenyamanan belajar dan pakaian seragam sekolah. Selain itu, ia juga mengajak para wali murid untuk ikut mendukung dalam membahagiakan hati anak - anak yang selama ini ruang geraknya mereka terbatas dampak dari adanya pandemi Covid-19. Yang mana seluruh Siswa Siswi SD Negeri III Melaya khusunya yang sebentar lagi akan lulus akan mengadaka kegiatan berwisata ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Jembrana.
Disinggung soal perkembangan Siswa Siswi SD Negeri III Melaya, Ni Komang Budiasih, SPd.SD ia mengatakan bahwa, dampak adanya pandemi Covid-19 dimana sistim belajar mengajar tidak seperti hari - hari biasanya sebelum ada wabah pandemi Covid-19 melanda, tentunya banyak mengalami penurunan drastis terhadap siswa dan siswi. Selain itu dikarenakan gedung sekolah SD Negeri III Melaya juga lama tidak difungsikan untuk tempat belajar mengajar, jika ada yang rusak dan perlu di renovasi saya berharap kepada pemerintah untuk dapat memperbaikinya agar anak didik SD Negeri III Melaya dapat belajar dengan nyaman dan aman," ucap Ni Komang Budiasih, SPd.SD.
Sementara, dari penyampaian Ketua Komite SD Negeri III Melaya I Gusti Ngurah Sudiana ia mengatakan, selama kurang lebih 15 tahun dirinya menjabat sebagai ketua Komite di sekolah Dasar Negeri III Melaya, dirinya merasa cukup senang melihat keadaan dan situasi yang cukup nyaman di sekolah ini. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh sejumlah Guru SD Negeri III Melaya lainnya, yang mana mereka juga merasa senang dengan situasi lingkungan sekolah yang cukup nyaman tersebut. Apalagi para wali murid terbebas dari pungutan Komite. Beda hal nya seperti yang dulu, dimana dari hasil musyawarah para wali murid dengan pihak komite sepakat untuk diadakan iuran sebesar Rp. 50 rb untuk membantu pengadaan sarana dan prasarana sekolah demi kelancaran sistim belajar mengajar terhadap para anak didik kami di Sekolah Dasar (SD) Negeri III Melaya. Namun untuk melanjutkan program komite sekolah SD Negeri III Melaya, maka saya pandang perlu adanya peremajaan pengurus yang nantinya sebagai penganti saya. Ketua komite akan dijabat oleh I Putu Budiasa," terang I Gusti Ngurah Sudiana ketua Komite yang lama.
Lain halnya dengan yang disampaikan oleh Kepala Dusun setempat I Kadek Sumiarta, yang mana ia menghimbau agar semua orang tua Siswa dan Siswi lebih meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga anak didik dari ancaman orang yang berniat jahat,seperti penculikan yang sering di muat di media sosial, serta mengajak para orang tua wali murid / tokoh masyarakat untuk saling menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat Dusun Sumbersari dan ia menghimbau agar patuh terhadap himbauan pemerintah tentang prokes.
Dengan apa yang telah disampaikan oleh kepala sekolah SD Negeri III Melaya tentang rencana berwisata ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Jembrana, rupanya sebagaimana yang disampaikan oleh wali murid bernama I Nyoman Rai ia sangat antusias dengan rencana tersebut. Apalagi dengan biaya yang sangat ringan hanya Rp. 50 rb per siswa yang meliputi untuk biaya transportasi, makanan dan minum untuk para siswa dan siswi.
Sebelum gelar acara rapat berakhir, dengan serentak para wali murid mengucapkan setuju terhadap rencana para guru untuk berwisata bersama Siswa Siswi yang akan lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan setingkat diatasnya yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Nastra).
