-->

Type something and hit enter


By On
advertise here



Media DNN - Tangerang | Pemasangan pipa PDAM di lintas jalan provinsi Banten wilayah Lintas jalan Cisoka Adiyasa di duga hanya mengejar percepatan untuk keuntungan yang sebesar besarnya, dugaan Abaikan K 3 (tiga) yang wajib di penuhi, terang terangan nampak dalam giat galian pemasangan Pipa dengan sistim Borring,

Para pekerja galian banyak tidak di lengkapi alat pengaman diri (APD) seperti Helm, Sepatu dan pengaman lainya, termasuk safety line juga minim terpasang di sepanjang lintasan kegiatan yang terletak di wilayah desa pesanggrahan kecamatan Solear kabupaten Tangerang provinsi Banten, 10/12/2022.

Salah satu pekerja di temui awak media di lokasi kegiatan mengatakan, penanggung jawab pelaksana maupun mandor tidak tahu keberadaanya, pengawas dari dinas terkait tidak tahu dan tidak terlihat, tutur pekerja di lokasi kegiatan

Dari beberapa pengamatan awak media terkait kedalaman dan rongga Borring dengan diameter sekitar 60 hingga 70 cm dan kedalaman mencapai 170 cm, terlihat cukup berpotensi amblas,



Pasalnya pemasangan pipa induk yang berdiameter sekitar 30 cm, tidak di lakukan pengurugan pasir maupun lumpur guna melindungi pipa dari tekanan bati atau material alam yang keras di saat ada tekanan beban yang cukup berat, karena lokasi di lintas jalan Raya provinsi yang setiap hari di lalui Truk tronton Pasir maupun truk tanah indeks 30 kubik, dan beberapa kendaraan bus, jemputan karyawan yang rutin melintas,

"apalagi di saat cuaca curah hujan cukup rentan seperri saat ini, potensi amblas menimbulkan musibah bagi pemakai jalan lainya, termasuk pengendara roda dua yang melintas di saat sedang si lakukan kegiatan galian juga cukup membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua," ujar Erwin, ketua LBH DPC kecamatan Solear di lokasi kegiatan.

Lebih lanjut Erwin mengatakan "Sepanjang lintasan galian, tidak ada petugas pengatur lintasan dan tidak di pasang garis pengaman sebagai pembatas lintasan, itu juga cukup beresiko kecelakaan khususnya pengendara roda dua yang melintas, tapi kontraktor pelaksana maupun Pengawas dari dinas terkait atau konsultan terkesan tutup mata," ungkapnya.

Dugaan gratifikasi penyuapan timbul, beberapa kali awak media menyambangi kegiatan di lokasi belum pernah terlihat adanya pengawas, yang mengarahkan teknis pengamanan dan teknis pekerjaan agar selalu terjaga keselamatan pekerja, terpenuhi spesifikasi teknik yang di tentukan dan pipa selalu terjaga aman dari segala bentuk tekanan yang berpotensi kebocoran.


(Mlr/Jk)

Click to comment