-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media  DNN - Bitung l  PT. Pelni Bitung siap menghadapi arus mudik natal dan tahun baru (Nataru) 2022-2023.  Maka untuk menimalisir terjadinya lonjakan penumpang PT. Pelni Cabang Manado Bitung menyiapkan enam (6) Armada yang nantinya akan mengangkut penumpang yang akan naik dari Pelabuhan  Bitung. Senin (12/12/22)

Sebagai tranportasi laut untuk menunjang perjalanan para pemudik. Enam (6) armada kapal dikerahkan menjadi hadia dalam menyabut natal dan tahun baru yang di persiapkan PT, Pelni Bitung

Plt. Kepala Cabang PT Pelni Manado Bitung Ahmad Ezat, menjelaskan bahwa guna mengantisipasi lonjakan arus mudik natal dan tahun baru, pihaknya menyediakan 6 kapal yang siap mengangkut penumpang.

“Kita sudah menyiapkan 6 (Enam) armada kapal penumpang dan seluruhnya berstatus siap sudah dalam oprasional diantaranya KM, Dorolonda – KM, Sinabung – KM, Labobar – KM, Tatamailau – KM, Tilongkabila dan KM, Sangiang”, ujarnya

Kewajiban setiap para penumpang juga yang akan melakukan perjalan mudik pihak PT, Pelni Bitung masi mengikuti intruksi Kemenkes wajib vaksin tahap 3 (Booster).

Ahmad menambahkan bahwa pada pagi hari ini juga ada dua kegiatan kapal KM,Dorolonda dan KM, Labobar. yang akan berangkat dari pelabuhan samudra bitung.

“KM, Dorolonda akan di berangkatkan dari Bitung sekitar pukul 20.00 Wita, mengangkut penumpang sebanyak 827 orang tujuan Ternate, Ambon sampai jakarta, batam, Lalu nantinya KM, Labobar Menuju papuafort”, ucap ahman

Kepala Cabang PT Pelni Manado Bitung mengimbau kepada para pemudik agar menghindari pembelian tiket melalui calo, karna sangat-sangat merugikan diri sendiri dan bisa membeli tiket jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan.



“Ada beberapa travel di sulawesi utara yang menjalin kerjasama dengan pihak kami PT, Pelni Bitung untuk melayani pembelian secara offline dan online agar mempermudah penumpang yang akan berangkat. Jika merasa ragu bisa langsung datang ke kantor Pelni Cabang Bitung dan hindari pembelian tiket melalui calo”, tutup Kacab

(Syarif Umar)

Click to comment