Media DNN - Lombok Utara | Sejumlah warga Desa Genggelan di hebohkan dengan terjadinya peristiwa yang mengakibatkan seorang warga asing mengalami kecelakaan di lokasi air terjun.
Peristiwa ini terjadi pada hari Kamis 20/4 di Dusun Kerta, Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara yang mana seorang warga asing tersebut saat berada di lokasi air terjun tiba - tiba dirinya jatuh dari atas tebing hingga mengalami patah tulang.
Dengan adanya kejadian tersebut, Sat samapta polres Lombok Utara dengan respon cepat langsung melakukan pertolongan kepada warga asing yang sedang mengalami kecelakaan tersebut.
Dan sebagaimana yang disampaikan oleh Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta, SIK., MH melalui Kasat Samapta Polres Lombok Utara menyampaikan tentang adanya informasi dari masyarakat, yang selanjutnya anggota Sat Samapta segera respon cepat Sehubungan dengan telah terjadinya Warga Negara German yang jatuh dari tebing, untuk melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara ( TPTKP ) bersama dengan Basarnas dan Tim Medis menuju TKP di Dusun Kerta Raharja Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara.
Sebagaimana yang disampaikan oleh Kasat Samapta Polres Lombok Utara bahwa, korban seorang perempuan berinisial AM (72) tahun, berkebangsaan Jerman.
Dalam pemaparannya, terang Kasat Samapta Polres Lombok Utara, yang mana saat beberapa menit setelah kejadian ada warga masyarakat setempat yang bernama Agus Budiawan menyampaikan bahwa saudara Agus Budiawan berada di dekat TKP dan mendengar ada beberapa kali teriakan minta tolong, kemudian saudara Agus Budiawan mengecek dan tidak disangka dirinya meihat ada seorang wanita bule yang jatuh dari jalan tangga kayu ke tebing, dekat air terjun.
Dan mengingat lokasi tebing yang sangat sempit, lantas saudara Agus Budiawan memanggil warga Dusun Kerta dan menghubungi Polisi, beserta Basarnas dan Tim Medis untuk membantu mengangkat korban karena lokasi untuk evakuasi korban terjatuh sangat sempit, sulit dan curam," paparnya.
Sementara, pada saat di angkat posisi korban berada di bawah jurang sempit di bawah jembatan kayu, kemudian Sat Samapta dan Basarnas serta Tim Medis Respon cepat dan berhasil untuk melakukan evakuasi korban, dan sekitar Pukul 11.00 wita korban bisa di evakuasi ke lokasi yang datar," terangnya.
Akibatnya, kata Sat Samapta, korban mengalami patah tulang pada bahu sebelah kiri dan patah kaki kiri dampak saat korban terjatuh dari tebing yang curam dan bebatuan,"ucapnya.
Dan dalam memberikan pelayanan Polri kepada masyarakat, sekitar pukul 11.11 wita. Sat Samapta bersama Tim langsung membawa korban ke Rumah sakit Umum Daerah Tanjung guna mendapat pertolongan pertama." pungkasnya. (Selamet).
