Kapolsek Nglipar, AKP Sutarjo, mengungkapkan bahwa pencurian ini pertama kali terdeteksi sekitar pukul 06.00 WIB oleh penjaga sekolah, Sumpena. Saat melakukan rutinitas pengecekan, Sumpena menemukan pintu ruang guru dalam keadaan terbuka.
"Diketahui sekitar pukul 06.00 WIB saat penjaga sekolah melaksanakan kegiatan rutin, mengecek kondisi sekolah," terang Kapolsek Sutarjo pada Rabu, 23 Agustus 2023.
Setelah menemukan pintu ruang guru terbuka, Sumpena segera melaporkan insiden tersebut kepada Anjar, salah satu guru di sekolah tersebut. Anjar kemudian menyebarkan informasi kejadian ini melalui grup WhatsApp sekolah.
Pada pukul 06.45 WIB, dua orang guru mendatangi sekolah untuk memeriksa keadaan ruangan. Mereka menemukan bahwa beberapa barang berharga telah raib, diduga dicuri oleh pelaku yang berhasil membobol pintu ruang guru.
Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak Polsek Nglipar. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengumpulan keterangan dari para saksi, diketahui bahwa barang-barang tersebut berhasil dibawa kabur oleh pencuri dan total kerugian mencapai Rp 12.700.000,-.
"Kerugian yang dialami pihak sekolah mencapai puluhan juta rupiah," tutup Kapolsek Sutarjo. Insiden ini menjadi peringatan bagi pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan serupa di masa mendatang.
( Ctr Bayu / plsk Nglipar )
