-->

Type something and hit enter


By On
advertise here



Media DNN - Bali | Peringatan Maulid Nabi yang jatuh pada bulan Rabiul Awal dalam Kalender Hijriah yang merupakan sarana bagi Umat Muslim untuk memperingati hari kelahirannya Nabi Muhammad SAW, adalah sebuah peristiwa bersejarah yang telah menjadi pusat perhatian para cendekiawan selama berabad-abad. 

Hadir dalam acara tersebut diantaranya, Dandim di wakili kapten Harianto, Lurah Loloan Barat, Kh, Moh. Hayatul ikhsan. M.pd.i., Ahmad ma'mun S.E, Takmir masjid, ketua panitia, Nur Fahmi, Tokoh Agama (Toga), Tokoh masyarakat (Tomas), Anggota remaja masjid (Remas), dan Jamaah yang keseluruhan diperkirakan sebanyak 500 orang.


Acara maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Kamis (28/09) pukul 08.00 Wita., bertempat di Masjid besar Mujahiddin Lingkungan Loloan Barat, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana dengan mengusung tema "Memperkuat Tali Siraturrahmi dan Mengedepankan Ukhuwah Islamiah" diharapkan acara ini menjadi motivasi khususnya bagi generasi milenia saat ini, agar tetap menjaga hubungan sosial dan memperkuat tali silaturahmi, " ujar ketua LPM Loloan Barat Syamsul Arif.

Sementar dari penyampaian melalui ceramahnya, Kh, Moh. Hayatul ikhsan. M.pd.i mengatakan bahwa, sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu pilpres. Kita harus bisa memililih calon yang cerdas, yang mempunyai nilai agama yang tinggi, dan harus menjaga situasi agar tetap kondusif, selain itu juga mari kita tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa." ucapnya.


Adapun tradisi Male Telur yang di hias dengan berbagai bentuk kreasi diacara Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dirangkaikan dengan upacara pemotongan rambut bayi yang dibawa sejak lahir, tradisi ini merupakan simbol berakhirnya masa bayi.

Tradisi pemotongan rambut bayi ini bersifat massal, karena tradisi ini dilakukan oleh semua keluarga yang memiliki bayi dan didukung oleh masyarakat. Tradisi potong rambut ini, diselenggarakan di Masjid Besar Mujahiddin yang berlokasi di Lingkungan Loloan Barat. (Bahrun Helmi).

Click to comment