-->

Type something and hit enter


By On
advertise here


Media DNN - Bali | Untuk memajukan Pariwisata di Tabanan  
BPC PHRI TABANAN Selenggarakan 
Seminar & Expo Di Umadatu Resort and Resto yang berlokasi di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, (19/12)

Kegiatan yang dipimpin ketua BPC PHRI Tabanan I Nyoman Sugiarta, S.Tr.Par, CHT tersebut juga dihadiri oleh Ketua PHRI Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati sekaligus membuka Seminar & Expo BPC PHRI Tabanan dengan menghadirkan 4 narasumber yang berkaitan dengan usaha bisnis Pariwisata seperti Dr. Agus Made Yoga Iswara, BBA., BBM., MM., CHA
Vice President of IHGMA National Chapter
"Tantangan dan Peluang Bisnis Pariwisata
di Tabanan 2026", Anak Agung Ngurah Panji Astika, ST Direktur PT Enviro Mas Sejahtera
"Teknologi Pengolahan Sampah Anorganik, 
I Made Indra Taurisiana ST
Pimpinan Bank BPD Tabanan

"Sinergi Pembangunan Bisnis Melalui
Kredit Bank BPD Bali", dan dari Panit POA Dit Intelkam Polda Bali tentang pengawasan orang asing disampaikan oleh Ipda Ketut Yudi Mahendra Putra, 

Seminar diikuti oleh para pelaku pariwisata se kabupaten Tabanan dan pelaku bisnis yang berkaitan dengan Pariwisata, seperti perwakilan hotel dan restaurant yang ada di kabupaten Tabanan. Hadir pula dalam acara tersebut Asisten II Pemda Tabanan I Gusti Agung Rai Dwipayana, S.Sos M.SI mewakili Bupati Tabanan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan.


Anak Agung Ngurah Panji Astika, ST dalam kesempatan tersebut menyampaikan tentang technologi pengolahan sampah anorganik dengan menggunakan mesin pengolahan sampah serta penanganan sampah organik. "di rumah tangga kita sebenarnya didominasi oleh sampah organik, bagaimana kiat kita untuk mengolah sampah ini sehingga bisa bermanfaat. Dalam mengolah sampah organik bisa kita manfaatkan menjadi pupuk. Sedangkan untuk sampah anorganik kita bisa melakukan pengolahan dengan tekhnologi berupa mesin pengolahan sampah. 

Kita semua harus peduli dengan sampah dari awal sampah harus kita pilah dan kemudian diolah sehingga lingkungan bisa bersih dari sampah. Wisatawan akan nyaman berkunjung jikalau kita memiliki lingkungan yang bersih dari sampah. ". Ujar Anak Agung Ngurah Panji Astika, ST

Sedangkan Dr. Agus Made Yoga Iswara, BBA.,
BBM., MM., CHA menyampaikan bahwa "Berbicara pariwisata saat ini Kabupaten Tabanan dilirik dan diincar oleh investor untuk the next . Untuk itu kita harus bersiap diri , dengan bertumbuh kembangnya Pariwisata jangan sampai kita meninggalkan budaya dan kearifan lokal yang telah ada." ungkapnya 

Ipda Ketut Yudi Mahendra Putra, Panit POA Dit Intelkam Polda Bali menyampaikan bahwa "Dalam rangka pengawasan orang asing yang ada di Bali, Polda Bali saat telah membuat terobosan dengan Aplikasi website Cakrawasi yang sangat mudah untuk diakses. Mohon semua pihak untuk mendukungnya. Yang sebelumnya pengawasan dilakukan secara manual, kami bersama jajaran Polres/Polresta, Polsek dan Bhabinkamtibmas saat ini sedang melakukan pendataan terhadap orang asing yang ada di Bali , yang sebelumnya hanya dilakukan oleh imigrasi melalui aplikasi POA. 

Penguatan kolaborasi Polda Bali bersama PHRI
dalam pengawasan orang asing serta
kepatuhan pelaporan data tamu hunian
pada akomodasi wisata
guna mewujudkan pariwisata Tabanan yang aman, tertib dan berkualitas, kami mohon seluruh stakeholder terkait dan pelaku bisnis Pariwisata untuk mendukung hal ini sehingga keamanan dan ketertiban yang berkaitan dengan orang asing bisa terwujud. Dampak benefitnya pun akan berguna bagi masyarakat," Kata Ipda Ketut Yudi Mahendra Putra,

Sementara I Made Indra Taurisiana ST
Pimpinan Bank BPD Tabanan menyampaikan bahwa tentang Sinergi Pembangunan Bisnis Melalui kredit Bank BPD Bali. Bahwasannya Bank BPD Bali siap mendukung pengembangan bisnis Pariwisata di Kabupaten Tabanan. Salah satu dengan memberikan KUR yaitu kredit usaha rakyat dengan jumlah pinjaman maksimal 100 juta tanpa agunan, akan tetapi harus dengan nama baik, tidak pernah di black list pihak perbankan" ungkap I Made Indra Taurisiana ST.(App).

Click to comment