Media DNN - Bali | Semangat generasi muda dalam mengikuti kegiatan napak tilas serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-422 Kota Singaraja menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang mengalami peningkatan hingga 70 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Puluhan peserta napak tilas dilepas Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra beserta Ny. Wardhany Sutjidra dan pimpinan Forkopimda dari Pura Yeh Ketipat, Rabu (25/3).
Bupati Sutjidra mengatakan bahwa momentum perayaan HUT Kota Singaraja memang selalu dinantikan masyarakat khususnya kegiatan napak tilas yang sarat nilai sejarah.
“Ini luar biasa. Semangat peserta meningkat sampai 70 persen dari tahun lalu. Ini menandakan bahwa perayaan HUT Kota Singaraja sangat ditunggu-tunggu, khususnya kegiatan napak tilas ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Sutjidra menegaskan kegiatan ini tidak hanya sekedar perjalanan fisik, namun juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda. Para peserta diajak menelusuri jejak perjuangan Ki Barak Panji Sakti mulai dari kawasan Pura Yeh Ketipat hingga Monumen Tri Yuda Sakti di Kecamatan Sukasada.
“Generasi muda kita ingin tahu dan mengeksplor sejarah perjalanan Ki Barak Panji Sakti. Kita jelaskan bahwa inilah cikal bakal berdirinya Kota Singaraja. Dari sinilah semuanya dimulai,” jelasnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Bahkan, panitia memberikan apresiasi kepada para peserta sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mereka.
Melalui kegiatan napak tilas ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami sejarah, tetapi juga memiliki rasa memiliki dan kebanggaan terhadap Kota Singaraja, serta siap melanjutkan perjuangan dalam membangun Kabupaten Buleleng ke depan.(ama/dw)


