Media DNN - Bali | Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat di pelosok desa, Kodim 1617/Jembrana pada 10 April 2026 memulai pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis TNI Angkatan Darat dengan tema besar "Negara Hadir untuk Rakyat melalui Karya Bakti TNI AD". Pengerjaan fisik diawali dengan langkah teknis berupa pemasangan tali seling baja yang berfungsi sebagai jalur utama transportasi material menyeberangi sungai, guna memastikan efektivitas pengerjaan di medan yang cukup menantang.
Saat di konfirmasi Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib, menjelaskan bahwa pembangunan jembatan gantung sepanjang 85 meter ini merupakan komitmen TNI dalam mendukung pemerintah pusat mempercepat pemerataan infrastruktur hingga ke tingkat desa.
"Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini adalah bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Kami berharap jembatan ini nantinya dapat memperlancar konektivitas dan meningkatkan roda perekonomian warga di Desa Yehembang Kangin," ujar Letkol Inf. Sy. Gafur Thalib.
Proyek ini diharapkan menjadi solusi bagi warga Banjar Nusamara yang selama ini mengalami kendala aksesibilitas. Dengan adanya jembatan ini, distribusi hasil bumi dan mobilitas harian warga diharapkan akan jauh lebih cepat dan aman.
Pengerjaan jembatan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dengan masyarakat setempat, mencerminkan kemanunggalan yang kuat dalam membangun daerah yang sulit dijangkau oleh infrastruktur permanen dalam waktu dekat. (Red).


