Media DNN - Bali | Dalam upaya nyata mengantisipasi dampak perubahan iklim dan meminimalisir risiko bencana alam, Kodim 1617/Jembrana menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup. Kegiatan yang mengusung tema "Optimalkan Peran Binter TNI AD dalam Mitigasi Bencana Melalui Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Wilayah" ini dilaksanakan secara gotong royong di Banjar Munduk, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (26/5/2026).
Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh jajaran Kodim 1617/Jembrana sebagai wujud pelaksanaan fungsi Pembinaan Teritorial (Binter) yang adaptif dan responsif terhadap kondisi wilayah. Desa Pengambengan, khususnya kawasan Banjar Munduk yang berada di pesisir, dipilih sebagai lokasi strategis guna memperkuat benteng pertahanan ekologi melalui aksi nyata pelestarian alam.
Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor yang kuat, dengan total peserta mencapai puluhan orang yang bergerak bersama di lapangan. Personel yang terlibat di antaranya:
TNI (Kodim 1617/Jembrana): 40 personel, Staf Kecamatan Negara: 10 orang, Pemerintah & Warga Desa Pengambengan: 15 orang Taruna Politeknik Kelautan dan Perikanan: 15 orang.
Komandan Kodim (Dandim) 1617/Jembrana Letkol Inf S.y Gafur Thalib menegaskan bahwa isu lingkungan hidup dan mitigasi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pembinaan lingkungan hidup ini, TNI AD berkomitmen untuk terus mengedukasi sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat peduli terhadap kelestarian alam sekitar.
"Melalui optimalisasi peran Binter, kami ingin membangun kesadaran kolektif. Sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, pemdes, serta generasi muda dari Politeknik Kelautan dan Perikanan hari ini adalah bukti bahwa kita siap bahu-bahu memitigasi potensi bencana di wilayah Jembrana," ujarnya.
Kehadiran para taruna dan masyarakat setempat diharapkan mampu membawa dampak jangka panjang, tidak hanya dalam menjaga kebersihan dan keasrian Banjar Munduk, tetapi juga memotivasi wilayah lain di Kabupaten Jembrana untuk melakukan gerakan serupa demi masa depan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan. (Red).

