Denpasar | Nama salah satu media deliknews.com Denpasar yang beralamat di Jalan Pondok Indah, Dusun Kerthasari, Kelurahan/Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Timur , Kabupaten Kota Denpasar, Provinsi Bali, membuat geram I Wayan Irawan yang mana, nama medianya diduga telah dicatut oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Dengan dalih meminta sumbangan ke Sejumlah instansi pemerintah di Bali. Minggu (01/8/2021)
Saat dikonfirmasi awak media, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, mengatakan agar meminta klarifikasi terkait ulah oknum tersebut. seperti yang di sampaikan ke perwakilan Biro Bali, tidak mengenal oknum inisial AR disebutkan membawa nama deliknews.com meminta sumbangan ke Polresta Denpasar.Pungkasnya
Kemudian, Biro Bali Irawan saat dikonfirmasi Humas Polresta Denpasar menanyakan apakah inisial AR dari deliknews.com ? Kabiro bali menjelaskan tidak, Apalagi disinggung meminta sumbangan," ungkap Wayan Irawan selaku Kabiro Bali.
Lebih lanjut, Wayan Irawan menjelaskan merasa kecolongan ini bukan kali pertama nama deliknews.com dimanfaatkan oknum tidak bertanggungjawab. Sebelumnya juga ia mengungkap sempat dihubungi rekan kontraktor dan beberapa sekolah serta instansi lain yang mengatakan hal yang sama.Ucapnya.
Ia menambahkan, "Dari teman di berbagai instansi dan teman - teman wartawan juga sempat telpon kami. Karena mereka mendapat keluhan dari oknum yang mengaku dari salah satu media sering meminta uang dengan berbagai alasan yang tidak jelas, dan rencananya oknum ini kami laporkan ke polisi," tegas Irawan.
Hal senada di ungkapkan oleh Anas, wartawan dari media Barbareto.com membenarkan apa yang terjadi. Bahwa diceritakan ketika pihaknya dihubungi narasumber mempertanyakan kenal wartawan deliknews.com ? Ketika disodorkan identitas pelaku pihaknya mengatakan, itu oknum yang mengaku-ngaku.terangnya
"Saya katakan pada narasumber itu adalah oknum yang mengaku ngaku. Terlebih saya kenal siapa Biro Bali untuk media deliknews.com. Saya harap permasalahan ini segera dilaporkan lantaran oknum ini sudah ke mana - mana membawa dan mencemarkan nama baik media bukan deliknews.com, tetapi nama baik wartawan" paparnya.
Menurut Anas, oknum ini berani mencatut nama deliknews.com kemungkinan wartawan untuk Biro Bali diketahui pihaknya di box redaksi hanya satu. Disamping itu pada masa pandemi COVID-19 wartawannya jarang melakukan liputan ke tempat narasumber.tegasnya
"Wartawan deliknews di Bali kan hanya satu dan media ini sudah punya nama di Bali. Lagian sekarang ini pandemi COVID-19 untuk ke narasumber kan terbatas wartawan. Keadaan ini dimanfaatkan oknum tersebut untuk kepentingan pribadi datang ke instansi-instansi mengaku-ngaku. Kemungkinan banyak yang jadi korban," jelas Anas. (Dw)
