Media DNN-Bali | Asops Kapolri yang diwakili oleh Karo Kerma Asops, Brigjen Pol Drs. H. Dedy Setiadi, didampingi Kombes Pol Sihar M. Manurung beserta tim melaksanakan monitoring dan evaluasi kerjasama antara Polda Bali dengan instansi terkait, dalam rangka rencana pengamanan pelaksanaan G20 di Nusa Dua Bali di Rupatama Polda Bali, Kamis (1/9/2022).
Pada kesempatan tersebut, Rombongan Karo Kerma disambut Karoops Polda Bali, Kombes Pol Firman Nainggolan S.H., M.H., beserta para PJU Polda Bali.
Turut hadir sebagai undangan, sekaligus instansi kerjasama dengan Polri dalam rangka pengamanan KTT G20 nanti, yaitu Kapolres Bandara Ngurah Rai, Korem 163/Wirasatya, Kadishub Provinsi Bali, Kasat Pol PP Provinsi Bali, Kepala Imigrasi Bandara Ngurah Rai, GM PT. Angkasa Pura I, Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Managing Ditektur ITDC Nusa Dua, PT. Surya Graha Gemilang, PT. Vista Media, PT. Bali Gen dan PT. Sentrum Promosi Indonesia.
Selanjutnya, acara dibuka dan Karo Kerma Asops, Brigjen Pol Drs. H. Dedy Setiadi mengarahkan, bahwa Polda Bali sekarang sedang melaksanakan pengamanan yang sangat penting, yaitu KTT G20 dan Presiden RI menaruh kepercayaan besar kepada Polda Bali untuk melaksanakan pengamanannya dengan baik.
"Kami mohon kerjasama dan dukungannya kepada semua instansi terkait. Kami bertugas dibawah Bagian Operasional Polri dan datang kesini untuk mengevaluasi kinerja Polda Bali tentang kerjasama dalam melaksanakan tugas-tugas. Maka dari itu, saya meminta Bapak dan Ibu sekalian untuk menyampaikan pendapat, rekomendasi, dan pengalaman dalam bekerjasama dengan Polri," terangnya.
Disebutkan, kerjasama yang dilaksanakan Polri untuk mengisi kekurangan yang ada di tubuh Polri, baik itu karena Sumber Daya Manusia, anggaran, tenaga di lapangan dan sebagainya.
Dengan melaksanakan kerjasama ini, kelemahan tersebut dapat menjadi sebuah kekuatan.
Dijelaskan, tugas pokok Polri untuk menajaga Kamtibmas, tapi tugas ini bukanlah tugas yang hanya diemban oleh Polri. Perlu diingat, kalau hal ini adalah tanggung jawab bersama.
"Kerjasama yang dilaksanakan oleh Polda Bali dengan para Mitra, saya amati sudah bagus, baik dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Namun, kekurangan adalah tidak seluruhnya terdapat naskah kerjasama yang tertulis," imbuhnya.
Dikatakan, naskah kerjasama ini tidak dapat dibuat oleh Mabes, karena apa yang dilaksanakan di Bali, harus dibuat di Polda Bali. Demikian juga, dalam melaksanakan kerjasama, harus jelas naskah dan anggarannya, contoh Kerjasama dengan Polri-TNI harus jelas pertanggungjawaban dana anggarannya.
Lanjutnya, dalam membuat naskah, tidak perlu terlalu rumit hingga menghambat kerjasama yang sudah berjalan.
Dicontohkan, tingkat pusat Kapolri dengan Kementerian, Provinsi Kapolda dengan Gubernur, Kabupaten Kapolres dengan Bupati.
"Dalam masa yang genting ini, kami minta khususnya Polri dan TNI jangan mau dipecah belah, tingkatkan kerjasama dan sinergitas yang sudah sangat baik selama ini. Mari kita semua tingkatkan kerjasama, jaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, dalam rangka menyukseskan KTT G20," tutup Karo Kerma.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian pendapat dari masing-masing instansi undangan, yang pada intinya menyampaikan, tidak ada masalah dan bahkan kerjasama dengan Polda Bali selama ini berjalan dengan sangat baik, serta semua siap mendukung untuk menyukseskan pelaksanaan KTT G20. Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama. (Hms.Echa).

